Jelang 'Pensiun', FX Rudy Titip Proyek Pasar Legi Solo Tak Direcoki

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Jumat, 20 Nov 2020 19:42 WIB
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dalam peletakan batu pertama pembangunan Pasar Legi, Jumat (20/11/2020).
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dalam peletakan batu pertama pembangunan Pasar Legi, Jumat (20/11/2020). Foto: dok. Pemkot Surakarta
Solo -

Di akhir masa jabatannya, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo masih menyisakan tugas membangun Pasar Legi Solo yang terbakar habis 2 tahun lalu. FX Rudy menitipkan pesan kepada seluruh pihak agar nantinya proses pembangunan Pasar Legi tidak boleh terganggu.

Hal tersebut disampaikan Rudy dalam peletakan batu pertama rehabilitasi pembangunan Pasar Legi. Karena masa jabatannya berakhir pada Februari 2021, dia tidak bisa mengawal pembangunan sampai selesai.

"Pesan saya, kalau karena proses pembangunan besok saya sudah tidak jadi wali kota, saya harap tidak boleh ada yang merecoki," kata Rudy di lahan Pasar Legi, Jumat (20/11/2020).

Menurutnya, gangguan dalam proses pembangunan bisa saja terjadi. Dia mengajak pemangku wilayah bersama para pedagang agar turut mengawal agar pembangunan berlangsung lancar.

"Nggak boleh ada yang menghalangi material masuk ke sini, nggak boleh ada yang minta jatah. Pak lurah, pak camat, mohon dimonitor. Pedagang juga ikut bertanggung jawab," kata dia.

Menurutnya, kelancaran dalam pembangunan adalah salah satu bukti bahwa Solo ramah untuk investor. Dia juga berharap Pasar Legi dapat berdampak positif bagi pasar tradisional lainnya.

"Keamanan seperti ini supaya investor di Solo ini nyaman. Kemudian, nanti Pasar Legi ini jadi pasar induk, harapannya pasar tradisional lain kan jadi naik," ujar Rudy.

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah, Cakra Nagara, mengatakan pembangunan Pasar Legi Solo menghabiskan dana Rp 104 miliar dari APBN 2020. Kontrak pekerjaan berlangsung selama sekitar 13 bulan.

"Masa kerjanya 390 hari, sampai 26 November 2021, pelaksanaan sekitar 13 bulan pembangunan sejak kontrak diteken," kata Cakra.

Bangunan Pasar Legi akan dibangun seluas 10.200 meter persegi di atas lahan seluas 20.100 meter persegi. Pasar akan dibangun tiga lantai dengan konsep green building.

(rih/mbr)