Bawaslu Pekalongan Surati 2 Paslon soal Kerumunan yang Disorot dr Tirta

Robby Bernardi - detikNews
Kamis, 19 Nov 2020 21:06 WIB
Tangkapan layar akun Instagram dr Tirta, Kamis (19/11/2020).
Tangkapan layar akun Instagram dr Tirta terkait kerumunan kampanye di Kabupaten Pekalongan, Kamis (19/11/2020). Foto: Istimewa
Kabupaten Pekalongan -

Dokter sekaligus influencer, dr Tirta Mandira Hudhi, mengunggah foto yang menampilkan kerumunan massa kampanye Pilkada 2020 di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Bawaslu Pekalongan mengaku telah memberi surat peringatan kepada dua pasangan calon terkait kerumunan tersebut.

"Ada dua lokasi berbeda dengan waktu yang hampir bersamaan. Di Buaran ada konvoi laskar relawan pendukung paslon 1 dan di Doro paslon 2," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Ahmad Dzul Fahmi, kepada wartawan di kantornya, Kamis (19/11/2020).

"Semuanya dibubarkan oleh Panwascam bersama Polsek setempat. Hari Rabu kira-kira jam dua siang. Kita beri surat peringatan juga," lanjutnya.

Konvoi yang berlangsung pada Rabu (18/11), kata Fahmi, dibubarkan karena banyak melanggar protokol kesehatan. Di antaranya tidak menggunakan masker dan jaga jarak.

Dalam kesempatan ini, Fahmi mengingatkan kegiatan pemilu yang diperbolehkan saat ini yakni kampanye pertemuan terbatas dan kampanye tatap muka.

"Selain itu tidak diperbolehkan kecuali kampanye dalam bentuk lain seperti kampanye daring (dalam jaringan), kampanye di medsos, iklan, debat publik, pemasangan alat peraga kampanye, pembagian bahan kampanye. Sehingga arak-arakan ini termasuk yang tidak diperbolehkan," ujarnya.

Foto kerumunan terkait Pilkada Kabupaten Pekalongan itu diunggah dr Tirta di akun Instagramnya, @dr.tirta, hari ini. Seperti dilihat detikcom, foto yang diunggah dr Tirta adalah tangkapan layar posting-an akun Instagram pekalonganinfo. dr Tirta turut menulis caption:

Kampanye trus slur. Trng teng teng teng

Protokol protokol PROTOL

Jawa tengah sante slur @pandemictalks

Sukses terus kumendan @kpu_ri @bawasluri

(sip/rih)