Terpopuler Sepekan di Yogya: Berpulangnya Dalang Kondang Ki Seno Nugroho

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Sabtu, 07 Nov 2020 10:17 WIB
Dalang Wayang Ki Seno Nugroho
Foto: Dok.Ki Seno Nugroho
Sleman -

Meningalnya dalang kondang asal Yogyakarta, Ki Seno Nugroho menjadi perhatian pembaca selama sepekan ini. Ki Seno meninggal di usia 48 tahun karena penyumbangan pembuluh darah jantung.

Admin dan manajer Ki Seno, Gunawan Widagdo menceritakan dalang kenaaman itu pada Selasa (3/11) sore sempat bersepeda bersama salah seorang warga Dusun Gayam, tempat tinggal Ki Seno. Saat itu Ki Seno sudah merasakan sakit hingga harus dijemput warga untuk bisa sampai di rumahnya.

"Selasa (3/11) sore habis olahraga jam 4 sore bersepeda sama temannya Pak Seno, warga sini. Itu di tengah jalan sebelum mau pulang sudah berasa sakit sampai dijemput oleh warga sini," kata Gunawan saat ditemui di rumah duka, Rabu (4/11/2020).

Kemudian, setelah maghrib Ki Seno kembali merasa sakit hingga akhirnya harus dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Gamping. Saat masuk UGD, Seno diketahui masih sadarkan diri.

"Sore sesudah maghrib itu sudah berasa sakit sampai muntah-muntah lalu kita antar sama Ibu Agnes (istrinya) ke RS PKU Muhammadiyah Gamping sampai di sana masuk UGD masih sadar," ungkapnya.

Kondisi Ki Seno kemudian semakin memburuk dan dipindahkan ke ruang perawatan intensif. Ki Seno akhirnya mengembuskan napas terakhir karena terjadi penyumbatan pada pembuluh darah jantung. Ki Seno meninggal pukul 22.15 WIB.

"Terus dipindah ke ICCU, di sana keadaannya semakin memburuk sampai mutah-mutah, akhirnya ada penyumbatan pada pembuluh darah jantung itu 100 persen penyumbatannya sehingga menyebabkan Pak Seno meninggal dunia sekitar jam 22.15 WIB," ucapnya.

Gunawan menuturkan sebelumnya Ki Seno sudah sempat masuk ke rumah sakit. Keluhannya juga sama yaitu soal jantung.

"Keluhan itu ada sebelumnya sudah masuk rumah sakit PKU Gamping itu masih bisa tertolong. Itu kejadiannya sekitar 2 bulan yang lalu," ungkapnya.

"Dicek sama dokter jantungnya normal, itu hanya penggumpalan sel darah, dan diberi obat sudah lancar dan diperbolehkan pulang kemudian kita wayang climen sampai dua bulan hingga hari ini sampai tanggal 2 November masih climen, tanggal 3 November libur," sambungnya.