Fenomena Awan Bertopi Juga Terjadi di Gunung Sumbing

Eko Susanto - detikNews
Kamis, 05 Nov 2020 15:33 WIB
Penampakan awan bertopi di Gunung Sumbing, Temanggung, Kamis (5/11/2020)
Penampakan awan bertopi di Gunung Sumbing, Temanggung. (Foto: dok warga Dara Adinda)
Temanggung -

Fenomena awan berbentuk seperti topi di Jawa Tengah ternyata juga muncul di Gunung Sumbing, Temanggung. Kemunculan awan bertopi ini sebelumnya juga muncul di Gunung Merbabu, Gunung Lawu, Gunung Merapi, dan beberapa gunung di Jawa Timur.

Kepala BPBD Kabupaten Temanggung, Dwi Sukarmei, membenarkan adanya fenomena alam tersebut. Hanya saja dari laporan timnya fenomena alam bertopi itu tidak hanya terjadi hari ini.

"(Iya benar) Tadi pagi. Informasi dari teman-teman sering melihat seperti itu, tidak hanya tadi pagi, beberapa hari sebelumnya. Prinsipnya tidak ada kaitannya dengan peningkatan status Gunung Merapi," ujar Dwi saat dimintai konfirmasi wartawan, Kamis (5/11/2020).

Sementara itu, salah satu yang mengunggah foto Gunung Sumbing bertopi yakni Dara Adinda (19). Dara mengunggah foto itu di akun story Instagramnya yang kemudian di-repost akun Instagram @magelang.

Dara menyebut foto itu dia ambil pukul 06.21 WIB tadi. Dia menyebut cuaca Gunung Sumbing hari ini juga cerah.

"Jadi tadi pagi itu, saya keluar rumah terus liat kok kayaknya cuacanya cerah. Saya ambil motor buat muter jalan-jalan gitu. Eh, kaget liat ada awan bagus bagus ya sudah terus saya foto," kata Dara Adinda (19), warga Cacaban, Kota Magelang saat dihubungi wartawan, Kamis (5/11/2020).

Sebelumnya diberitakan, fenomena topi awan di Gunung Lawu diabadikan warga bernama Rika Verry Kurniawan pukul 05.40 WIB. Rika mengabadikan fenomena itu dalam perjalanan dari rumahnya di Magetan, Jawa Timur menuju tempat kerjanya di Solo.

Fenomena Gunung Lawu yang tampak cantik bertopi diabadikan Rika dari Magetan hingga wilayah Gondosuli, Tawangmangu. Kemudian fenomena yang sama juga terjadi di Gunung Merapi. Salah satunya diposting akun Twitter @VolcanoYTz. Netizen ramai-ramai merespons cuitan itu dengan informasi yang sama.

Saat dimintai konfirmasi, Kepala BMKG Yogyakarta Agus Riyanto menjelaskan awan berbentuk topi itu merupakan awan lenticular yang biasa terjadi di wilayah pegunungan.

"Awan lenticular memang biasa terjadi adalah di puncak atau daerah pegunungan, bentuknya memang seperti caping gunung itu terjadi karena adanya adveksi biasanya itu kabut yang terangkat ke atas menjadi awan-awan lentikular," jelas Agus kepada wartawan melalui pesan singkat, hari ini.

Hingga siang ini, setidaknya dilaporkan ada lima gunung di Jawa yang terjadi kemunculan awan lenticular tersebut. Kelima gunung tersebut yakni Gunung Lawu, Gunung Merapi, Gunung Merbabu (di Jawa Tengah) serta Gunung Welirang dan Gunung Anjasmoro (di Jawa Timur).

(ams/sip)