Tahanan Tewas Dikeroyok di Polres Klaten, 10 Orang Jadi Tersangka

Achmad Syauqi - detikNews
Selasa, 03 Nov 2020 14:47 WIB
Ilustrasi Penjara, Sel, Lapas, Jeruji Besi
Foto: Ilustrasi/Thinkstock

Diberitakan sebelumnya, kuasa hukum keluarga Ali, I Gede Sukadenawa Putra, menjelaskan hingga saat ini keluarga belum mendapat hasil autopsi jenazah Ali. Pihaknya juga menduga ada keterlibatan anggota polisi dalam pengeroyokan itu.

"Katanya (hasil autopsi) akan diberi dalam satu dua hari, tetapi ini belum diberi. Tapi menurut keluarga, ada luka memar di sekujur tubuh," ujar Sukadenawa kepada wartawan di kantor LBH Solo Raya, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, siang tadi.

Keluarga juga menyatakan akan memberi izin jika makam Ali dibongkar dan jenazahnya diautopsi lagi. Ali meninggalkan seorang istri yakni Septiani dan empat orang anak yang masih berusia di bawah lima tahun.

Dihubungi terpisah, Septiyani membenarkan telah memberi kuasa kepada LBH Solo Raya untuk menangani kasus itu. Dia berharap kasus ditangani secara profesional.

"Karena meninggalnya tidak wajar. Beberapa kali saya jenguk baik-baik saja, tiba-tiba meninggal. Kami minta kasus ini diusut. Pelakunya dihukum seberat-beratnya," kata wanita yang bekerja sebagai buruh pabrik ini saat dihubungi wartawan siang tadi.

Halaman

(sip/mbr)