Rel Tertimbun Longsor di Banyumas, Perjalanan KA Sempat Terganggu

Arbi Anugrah - detikNews
Kamis, 29 Okt 2020 12:27 WIB
Hujan deras pada Rabu (28/10) sekitar pukul 22.50 WIB mengakibatkan tanah longsor di depan terowongan antara Stasiun Notog-Kebasen, Banyumas, Kamis (29/10/2020).
Hujan deras pada Rabu (28/10) sekitar pukul 22.50 WIB mengakibatkan tanah longsor di depan terowongan antara Stasiun Notog-Kebasen, Banyumas, Kamis (29/10/2020). Foto: Arbi Anugrah/detikcom
Banyumas -

Hujan deras pada Rabu (28/10) malam mengakibatkan tanah longsor di depan terowongan rel kereta api antara Stasiun Notog-Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Rel tertimbun material longsor dan sempat mengganggu perjalanan kereta api.

Dalam keterangan tertulisnya, Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Supriyanto, mengatakan pihaknya sempat menerima informasi dari masinis KA Dwipangga jika terjadi longsoran tanah di sekitar terowongan Kebasen sekitar pukul 22.50 WIB.

Pusat pengendali segera menghubungi petugas di lapangan dan dilakukan penutupan jalur KA. Selain itu petugas segera membersihkan jalur KA yang tertimbun longsoran. Hingga pukul 00.45 WIB, jalur Hulu sudah bisa dilewati KA dengan kecepatan normal, sehingga semua KA dari arah Purwokerto-Kroya maupun sebaliknya, dilewatkan jalur Hulu yang aman.

"Setelah menerima informasi adanya gangguan perjalanan KA, petugas segera melakukan tindakan pengamanan," kata Supriyanto, Kamis (29/10/2020).

Hujan deras pada Rabu (28/10) sekitar pukul 22.50 WIB mengakibatkan tanah longsor di depan terowongan antara Stasiun Notog-Kebasen, Banyumas, Kamis (29/10/2020).Hujan deras pada Rabu (28/10) sekitar pukul 22.50 WIB mengakibatkan tanah longsor di depan terowongan antara Stasiun Notog-Kebasen, Banyumas, Kamis (29/10/2020). Foto: Arbi Anugrah/detikcom

Dia mengatakan jika petugas flying gang segera melanjutkan pembersihan jalur Hilir yang masih tertimbun tanah. Pukul 06.40 WIB jalur KA sudah bisa dilewati dengan kecepatan 20km/jam.

Dengan adanya tanah longsoran di jalur KA tersebut, pihaknya mengaku sempat terjadi gangguan perjalanan kereta api. Di antaranya KA Gajayana relasi Gambir-Malang terganggu 20 menit, KA Bengawan relasi Lempuyangan-Pasar Senen terganggu 20 menit, KA Bima relasi Malang-Gambir terganggu 15 menit.

"PT KAI menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan KA tersebut," ucapnya.

Saat ini petugas terus melakukan normalisasi dan pembersihan tanah di lokasi, serta melakukan penguatan di tebing lokasi longsoran.

(rih/rih)