Ada 32 TPS di Klaten Blank Spot Tak Terjangkau Internet

Achmad Syauqi - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 16:35 WIB
Kantor KPU Klaten, Senin (26/10/2020).
Kantor KPU Klaten. Foto: Achmad Syauqi/detikcom
Klaten -

Hasil pemetaan KPU menunjukkan sebanyak 32 tempat pemungutan suara (TPS) di Pilkada Klaten 2020 terdeteksi sebagai TPS blank spot. Pemetaan TPS blank spot ini dilakukan terkait dengan e-rekap penghitungan suara Pilkada 2020.

"Kita diminta KPU provinsi untuk memetakan TPS blank spot. Dari 2.550 TPS, yang blank spot ada 32 TPS," ungkap Komisioner KPU Klaten Divisi Teknis Penyelenggaraan, Syamsul Huda, saat ditemui detikcom di kantornya, Senin (26/10/2020).

Pemetaan TPS itu, jelas Syamsul, dilakukan untuk persiapan aplikasi e-rekap hasil Pilkada 2020. Nantinya dengan aplikasi itu saksi dan panwascam hanya mendapatkan data perolehan suara dalam bentuk soft copy.

"Dulu KPPS terlalu lelah menulis hasil pemungutan suara untuk diberikan saksi dan Panwascam. Dengan aplikasi itu nantinya yang diberikan hanya barcode sehingga bisa melihat hasil suara," lanjut Syamsul.

Syamsul menjelaskan 32 TPS yang tidak terjangkau jaringan internet berada di Kecamatan Kemalang, lereng Gunung Merapi.

"TPS itu ada di 10 desa dari 13 desa yang ada dan hal ini sudah kita koordinasikan dengan Dinas Kominfo Pemkab Klaten," jelas Syamsul.

Syamsul menyampaikan Dinas Kominfo Klaten siap memfasilitas persoalan ini, salah satunya yakni mengirim surat ke PT Telkom. Hanya saja, lanjutnya, muncul kendala lain yakni soal pembiayaan.

"Nah itu tadi dari Kominfo hanya fasilitasi, tapi untuk membantu anggaran tidak bisa Karena sudah refocusing anggaran. KPU juga tidak ada," ujar Syamsul.

Untuk mengatasi kendala anggaran, lanjutnya, pihaknya sedang membahas beberapa alternatif solusi. Antara lain dengan membawa hasil penghitungan suara TPS-TPS blank spot itu ke balai desa.

"Ya 32 TPS itu mengirimkan hasil ke kantor desa. Di desa jaringan internet semua sudah ada tetapi saksi dan panwascamnya ikut," katanya.

Selain itu, imbuh Syamsul, solusi lain dengan meningkatkan bandwidth jaringan internet di kantor desa sehingga bisa menjangkau lokasi-lokasi TPS.

"Di tanggal 9 Desember bandwidth ditingkatkan sehingga menjangkau TPS. Soal mekanisme, sama dari TPS diplenokan dibawa ke kecamatan," jelasnya.

Sementara itu, KPU Klaten sebelumnya telah mengungkap jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di Pilkada Klaten 2020 sebanyak 1.004. 526 jiwa dengan jumlah TPS mencapai 2.550.

"Jumlah desa 401, jumlah pemilih laki-laki 473.384 dan pemilih perempuan 487.686 jiwa. Dengan demikian jumlah pemilih Pilkada 961.070 jiwa," ungkap Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Klaten, Syamsul Ma'arif kepada detikcom di sela rapat pleno penetapan daftar pemilih tetap (DPT) di KPU Klaten, Kamis (15/10).

(sip/rih)