Cara Esti Bertahan dari Pandemi: Nekat Potongi Batik Tulis Jadi Masker

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Minggu, 18 Okt 2020 19:22 WIB
masker batik tulis dari solo
Esti membuat masker dari kain batik eksklusif (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo -

Rencana Esti Kriswandari Asih mengikuti pameran berskala nasional di tahun 2020 urung terlaksana gara-gara pandemi COVID-19. Kain-kain batik yang siap dibawa ke pameran pun hanya masuk di lemari selama berbulan-bulan.

Pemilik Griya Kain Solo itu adalah salah satu pengusaha yang terdampak pandemi. Belasan karyawannya terpaksa dirumahkan karena pemasukan yang turun drastis.

"Sedikitnya ada empat pameran yang diadakan di awal pandemi, tapi semua ditunda. Padahal saya sudah stok banyak banget, ada kain ada fashion juga," kata Esti saat dijumpai di rumah sekaligus tokonya, Jalan Moyo No 6, Kampung Baru, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Minggu (18/10/2020).

Kini dirinya hanya bisa berjualan secara online. Namun tak mudah bagi dirinya menjual batik tulis dan cap melalui online karena banyak pelanggan yang ingin melihat langsung produknya.

"Saya siasati, untuk pelanggan khusus kita kirim beberapa barang dulu agar bisa memilih. Kan ada pelanggan yang track record-nya baik," ujar dia.

Wanita berusia 51 tahun ini pun tak berani berspekulasi memproduksi batik dalam situasi pasar yang tidak menentu. Dia hanya akan mengerjakan pesanan dengan syarat tertentu.

"Untuk saat ini saya hanya menghabiskan stok saja. Kalau pesanan batik tulis, satu pun akan saya kerjakan. Tapi kalau batik printing, minimal 60 pieces baru saya kerjakan," ujar dia.

Sepi pembeli, Esti tak mau berputus asa. Melihat kebutuhan kesehatan di masa pandemi, dia menjajal peruntungan dengan memotongi kain batik stoknya menjadi masker.

Bahkan batik jenis tulis dan dari bahan sutra yang dibuat secara eksklusif pun nekat dia potongi menjadi masker. Tak disangka, justru jalan rezeki datang dari situ.

"Awalnya nekat saja. Stok batik yang ada saya coba bikin masker, ternyata diminati. Sekarang kita hanya produksi masker," kata Esti.

Tonton juga 'Tren Masker Genic, Saatnya Percantik Bagian Atas Muka':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2