Hasil Tracing Dosen UPN Yogya Meninggal Positif Corona, 4 Orang Terpapar

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Kamis, 15 Okt 2020 21:10 WIB
Ilustrasi Tes Swab
Ilustrasi. (Ilustrator: Mindra Purnomo)
Sleman -

Pemkab Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melakukan tracing kasus seorang dosen Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta yang meninggal terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19 pada Selasa (13/10) lalu. Hasil penelusuran terhadap kontak kasus ini ditemukan empat orang positif Corona.

"Tracing (kasus dosen UPN) masih terus dilanjutkan. Sudah ada tambahan empat kasus positif dari hasil tracing dan semua masih ada hubungan keluarga," kata Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo kepada wartawan melalui pesan singkat, Kamis (15/10/2020).

Joko merinci, almarhum terkonfirmasi positif Corona pada 10 Oktober dan sudah menjalani perawatan sejak sepekan sebelumnya.

"Almarhum terkonfirmasi Corona pada tanggal 10 Oktober 2020. Dirawat di rumah sakit sejak seminggu sebelumnya, jadi kemungkinan swab sekitar tanggal 7 atau 8 (Oktober)," jelas Joko.

Hingga saat ini, belum jelas dari mana dosen yang juga merupakan Kajur Ilmu Administrasi Bisnis UPN Veteran Yogyakarta itu tertular Corona. Dari informasi yang beredar almarhum sempat berkontak dengan ibu mertuanya yang juga sudah meninggal sebelumnya.

"Belum jelas mana yang lebih dulu positif dan menulari. Kalau ibu mertuanya itu meninggal dunia dengan status probable dan belum sempat di-swab," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang dosen UPN Veteran Yogyakarta meninggal dengan status positif virus Corona atau COVID-19. Berdasarkan informasi, dosen UPN itu merupakan Ketua Jurusan (Kajur) Ilmu Administrasi Bisnis dan berusia 50 tahun.

Kepala Subbagian Kerjasama dan Humas UPN Veteran Yogyakarta, Markus Kusnardijanto, saat dimintai konfirmasi membenarkan informasi itu. Almarhum meninggal setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, Selasa (13/10) sore.

"Jabatan di UPN itu sebagai Ketua Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis Fisipol UPN, Bapak Sigit Haryono," kata Marcus saat dihubungi wartawan, Rabu (14/10).

"Menurut info begitu (meninggal) dari rumah sakit. Meninggalnya kemarin sore, (jam) 16.30 WIB dimakamkan dengan protokol pemakaman COVID-19. Beliau dimakamkan di pemakaman khusus COVID di daerah Prambanan (TPU Madurejo)," sambungnya.

(rih/mbr)