Apa Kabar Gugatan Polisi yang Dipecat Gegara Kasus LGBT di Semarang?

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 15 Okt 2020 15:41 WIB
Ilustrasi LGBT
Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo
Semarang -

TT, mantan polisi yang dipecat dari satuannya di Polda Jateng karena orientasi seksualnya masih berusaha mengajukan gugatan. Pihaknya menggugat Kapolda Jateng agar mencabut sanksi yang diterimanya dan memberikan rehabilitasi.

Kuasa Hukum TT, Ma'ruf Bajamal membenarkan pihaknya kembali mengajukan gugatan ke PTUN Semarang untuk kedua kalinya setelah yang sebelumnya tidak ada keputusan finalnya.

"Kita mengajukan gugatan baru lagi ke PTUN, sekitar bulan Agustus 2020 lalu," kata Ma'ruf saat dihubungi detikcom, Kamis (15/10/2020).

Gugatan tersebut dilayangkan karena belum ada solusi untuk kliennya karena menurutnya pemecatan yang dialami TT dianggap tidak sah. "Karena belum ada solusi," lanjutnya.

Sementara itu dari laman https://sipp.ptun-semarang.go.id/ tercatat gugatan tersebut didaftarkan 31 Agustus 2020 dengan nomor perkara 63/G/2020/PTUN.Smg.

"Ini prosesnya masih berjalan," kata Ma'ruf.

Pada website tersebut ditampilkan pula gugatan dari pihak TT yaitu memohon kepada majelis hakim untuk menyatakan batal atau tidak sah keputusan Kapolda Jateng tentang pemberhentian tidak dengan hormat dan mewajibkan tergugat mencabut keputusan itu.

"Mewajibkan tergugat untuk merehabilitasi penggugat untuk kembali berdinas sebagai anggota Polri di Polda Jateng," tulis pihak penggugat pada gugatannya.

Sebelumnya diberitakan, TT dipecat Polda Jawa Tengah pada 27 Desember 2018 karena orientasi seksualnya yang menyukai sesama jenis. TT kemudian melakukan upaya hukum banding namun ditolak. Kemudian ia juga melakukan gugatan ke PTUN Semarang.

(mbr/sip)