Hasil Tracing Ketua, Sekretaris PKB Sragen Juga Terpapar Corona

Andika Tarmy - detikNews
Rabu, 14 Okt 2020 11:50 WIB
Sars-CoV-19 test tube in purple protective glove, virus illustration on computer screen in background
Ilustrasi virus Corona. Foto: Getty Images/iStockphoto/PS3000
Sragen -

Ketua DPC PKB Sragen Mukafi Fadli yang dinyatakan positif terpapar virus Corona atau COVID-19. Berdasarkan tracing oleh Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, diketahui Sekretaris PKB Sragen Endro Supriyadi beserta istrinya juga terpapar virus Corona.

"Kita telah melakukan tracing warga yang kontak erat dengan MF (Mukafi Fadli). Terdapat 16 orang yang kita lakukan swab karena terindikasi kontak erat. Hasilnya ada dua yang positif," ujar Kepala DKK Sragen Hargiyanto saat dihubungi detikcom, Rabu (14/10/2020).

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto, juga membenarkan dua orang yang positif tersebut adalah Sekretaris DPC PKB Sragen Endro Supriyadi (36) dan istrinya yakni EM (35). Keduanya kini telah menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

"Betul, dari hasil tracing yang ditindaklanjuti dengan swab, ada dua yang positif yakni Sekretaris DPC PKB dan istrinya. Saat ini mereka menjalani isolasi mandiri dengan pengawasan dari petugas DKK," ujar Tatag.

Dimintai konfirmasi terpisah, Sekretaris DPC PKB Endro Supriyadi mengatakan saat ini dirinya dalam kondisi baik. Selain itu dia juga akan menjalani swab kedua dalam waktu dekat.

"Benar (positif). Saat ini kondisi baik, tidak ada keluhan apa-apa. Rencana besok akan swab kedua ke DKK Sragen," paparnya.

Endro menuturkan, dirinya dinyatakan positif virus Corona pada Senin (5/10). Setelah Mukafi Fadli dinyatakan positif, lanjutnya, dirinya dan beberapa kader PKB Sragen yang terindikasi kontak erat memang langsung melakukan tes swab.

"Hasilnya hanya saya (yang positif Corona). Kader yang lain negatif. Sejak saat itu saya isolasi mandiri di rumah," lanjut Endro.

Dihubungi terpisah, Ketua DPC PKB Sragen Mukafi Fadli mengatakan bahwa dirinya kini telah dinyatakan negatif COVID-19. Hal tersebut berdasarkan hasil tes swab kedua yang keluar pada Senin (12/10).

"Alhamdulillah berdasarkan tes swab hasilnya negatif," kata Mukafi.

Dirinya mengaku tidak menjalani pengobatan tertentu selama dinyatakan positif. Dirinya hanya menjaga kondisi dengan menggencarkan olahraga dan menambah asupan vitamin.

"Hanya olahraga dan genjot vitamin. Setelah dinyatakan negatif, saat ini saya masih memiliki kewajiban untuk isolasi mandiri selama tujuh hari sejak swab kedua dilakukan, yakni Jumat (9/10). Artinya tanggal 16 Oktober saya sudah bisa beraktivitas kembali," pungkasnya.

(sip/mbr)