Soal Sanksi Bupati Blora Dangdutan Tanpa Prokes, Ini Kata Sekda

Febrian Chandra - detikNews
Selasa, 13 Okt 2020 19:53 WIB
Beredar video yang menampakkan Bupati Blora Djoko Nugroho sedang asyik bernyanyi sambil berjoget di tengah acara hajatan warga di desa Pilang, Kecamatan Randublatung. Djoko bernyanyi bersama ASN lain dengan seragam dinas dan tak menggunakan masker.
Tangkapan layar video viral Bupati Blora Djoko Nugroho nyanyi sambil joget tanpa masker (Foto: 20detik)
Blora -

Video Bupati Blora Djoko Nugroho tengah asyik bernyanyi dan berjoget di acara hajatan jadi sorotan karena melepas masker dan tidak menjaga jarak. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blora Komang Gede Irawadi mengatakan akan berkoordinasi dengan Kepala Satpol PP terkait pembahasan dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) virus Corona atau COVID-19.

"Iya, nanti kita koordinasi dengan Kepala Satpol PP, apakah hal itu dianggap salah atau tidak," kata Komang saat dihubungi detikcom, Selasa (13/10/2020).

Bupati Blora sebelumnya sudah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) No 55 tahun 2020 yang merupakan penjabaran dari Inpres No 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019. Perbup ini mengatur tentang penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan COVID-19.

Komang tidak menjawab lugas saat ditanya apakah Djoko melanggar Perbup soal dangdutan tanpa masker itu. Komang mengaku akan mendiskusikannya dengan Kepala Satpol PP terlebih dulu.

"Kalau memang dianggap salah, sesuai Perbup itu kan ada sanksi sosial dan dendanya. Menentukan salah atau tidaknya, nanti saya akan kordinasi dengan Ka Satpol PP," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, video Djoko bernyanyi dan berjoget dangdut viral di media sosial kemarin. Ia bernyanyi mengenakan seragam dinas di sebuah acara hajatan. Tampak dalam video itu, Djoko dan beberapa orang yang ada di dekatnya tak menggunakan masker.

Djoko juga sudah angkat bicara soal video tersebut. Ia mengaku sebenarnya memakai masker saat di acara tersebut. Namun maskernya dilepas saat dia menyanyi.

"Gaduh kenapa? Siapa bilang saya nggak memakai masker. Tanya itu yang punya gawe (hajat)," kata Djoko saat dimintai konfirmasi, Senin (12/10).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga sudah angkat bicara soal video viral Bupati Blora dangdutan tanpa prokes ini. Ganjar mengingatkan agar para pemimpin daerah jangan memberi contoh yang buruk.

"Jangan kasih contoh yang buruk lah, untuk seluruh pemimpin. Kita ini butuh contoh, butuh teladan, butuh narasi positif. Kalau kemudian elite tidak berikan contoh, ya rusak," kata Ganjar kepada wartawan di kantornya, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Selasa (13/10).

Saat ditanya apakah Djoko perlu diberi sanksi, Ganjar bicara soal rasa malu. "Karena bupati, suruh sanksi diri sendiri aja. Kalau saya sudah malu," cetusnya.

(ams/rih)