105 Pelajar Diamankan Saat Akan Ikut Demo Omnibus Law di Kota Magelang

Eko Susanto - detikNews
Selasa, 13 Okt 2020 18:57 WIB
Mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Kota Magelang, Jateng, gelar demo menolak Omnibus Law UU Cipker. Mereka menggeruduk gedung DPRD Kota Magelang.
Mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Kota Magelang demo tolak omnibus law, Selasa (13/10/2020) (Foto: Eko Susanto/detikcom)
Kota Magelang -

Polres Magelang Kota mengamankan 105 pelajar yang akan ikut demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di DPRD Kota Magelang, Jawa Tengah. Para pelajar ini ada yang melempari petugas dengan petasan saat diminta membubarkan diri.

"Sampai saat ini, termasuk yang pagi kita cegah untuk tidak bergabung sekitar 105 (orang)," kata Kapolres Magelang Kota AKBP Nugroho Ari Setyawan saat dihubungi wartawan, Selasa (13/10/2020).

Menurutnya, 105 orang yang diamankan ini terdiri pelajar SMP dan SMA. Untuk yang diamankan pada pagi hari langsung mendapatkan pembinaan dari Dinas Sosial Kota Magelang.

"Pelajar. SMP, SMA. Sepengetahuan saya iya, nggak tahu apabila ada yang kelewatan satu, dua. Kebanyakan dari luar Kota Magelang," jelas Nugroho.

Dari 105 yang diamankan tersebut, kata Nugroho, di antaranya diamankan di Jalan Ikhlas, Kota Magelang. Mereka awalnya diminta membubarkan diri namun justru melempari petugas dengan petasan.

"Sudah berhasil dibubarkan tadi. Pengumpulan massa yang akan ke DPRD, katanya, 'merasa ditinggal dengan kegiatan tadi pagi'. Mereka mengira bahwa mereka akan diikutkan bersama kegiatan tadi pagi. Dan mereka akan bergerak ke DPRD, tetapi kita cegah di Jalan Ikhlas dan mereka tidak mau bubar, malah melempar-lempar petasan," ujarnya.

"Kemudian dilakukan tindakan terukur, massa dibubarkan dan beberapa dari mereka kita amankan ke Polres," sambungnya.

Nugroho menambahkan pihaknya akan memanggil orang tua para pelajar tersebut. Dari hasil pemeriksaan sementara, para pelajar yang diamankan itu tidak ada yang melakukan perusakan.

Diketahui, aksi demo tolak Omnibus Law di Kota Magelang hari ini digelar oleh kalangan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Kota Magelang. Massa yang menyebut diri Aliansi Rakyat Kedu #MagelangBergerak2 menggelar aksi demo di Gedung DPRD Kota Magelang.

"Hari ini tunjukkan mahasiswa di Magelang memiliki keresahan bersama. Kita tunjukkan bahwa aksi kita damai, datang atas panggilan hati nurani. Tidak ditunggangi parpol," kata Presiden Mahasiswa Universitas Tidar Mangelang, Buyung saat orasi, tadi.

Setelah berorasi, massa kini mulai membubarkan diri dan langsung bersih-bersih.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi mengapresiasi massa Aliansi Rakyat Kedu #MagelangBergerak2 demo dengan tertib. Luthfi dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari ikut memantau jalannya demo tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja ini.

"Kita tetap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat yang menyampaikan pendapat di muka umum. Tentu, saya dengan Pangdam ke mana-mana ikut memantau kegiatan ini," kata Luthfi usai memantau demo.

(rih/ams)