Viral Petunjuk Jalan ke Jepang-Semarang, Ada Kisah Arya Penangsang di Baliknya

Dian Utoro Aji - detikNews
Sabtu, 10 Okt 2020 14:06 WIB
Desa Jepang di Kabupaten Kudus, Sabtu (10/10/2020).
Plang petunjuk jalan ke arah Jepang dan Kota Semarang yang viral di media sosial. Foto: Dian Utoro Aji/detikcom
Kudus -

Plang petunjuk jalan ke arah Jepang dan Kota Semarang yang berada di Kudus, Jawa Tengah ramai dibicarakan dan viral di media sosial. Rupanya Jepang adalah nama desa dan ada kisah tentang Arya Penangsang di baliknya.

"Kita berdasarkan cerita dari mulut ke mulut. Bukti autentiknya kita tidak ada. Berdasarkan pengalaman sejarah, Desa Jepang ini kaitannya dengan Arya Penangsang dari Cepu (Kabupaten Blora)," ujar Ketua Pokdarwis Desa Jepang, Budi Handayani, saat dihubungi dihubungi detikcom, Kamis (8/10/2020).

Yani menuturkan bahwa Arya Penangsang merupakan keponakan sekaligus murid kesayangan dari Sunan Kudus. Arya Penangsang juga merupakan penerus Kerajaan Demak Bintoro.

"Arya Penangsang lahir dalam kondisi yatim piatu, orang tuanya meninggal, dan dirawat Sunan Kudus. Karena beliau penerus Kerjaan Demak. Dia dalam bimbingan Sunan Kudus," sambung Yani.

Sedangkan Desa Jepang, kata Yani merupakan wilayah kunjungan baik datang dan pergi dari Arya Penangsang. Diketahui Arya Penangsang tinggal di daerah Cepu, Blora.

Yani menceritakan, dahulu kala wilayah di sebelah timur Desa Jepang merupakan Selat Muria. Saat ke Kudus, Arya Penangsang singgah ke Desa Jepang terlebih dahulu.

Desa Jepang di Kabupaten Kudus, Sabtu (10/10/2020).Desa Jepang di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (10/10/2020). Foto: Dian Utoro Aji/detikcom

"Jepang wilayah kunjungan datang dan pergi dari Blora Cepu. Timur Desa Jepang itu asalnya perairan ada selat Muria. Berkunjung ke Kudus lewat desa Jepang," kata Yani.

Adapun untuk nama Desa Jepang merupakan nama yang diberikan oleh Arya Penangsang. Nama Jepang merujuk pada suatu wilayah di Cepu, yakni Jipang Panolang.

"Pengalaman sudah setiap desa diberi nama sesuai daerah asal (Arya Penangsang) di Cepu. Desa Jepang, Mejobo, Payaman, Loram, itu sama di daerah Cepu. Ada Jipang Panolang. Ceritanya seperti itu itu cerita dari tutur," terang Yani.

Diberitakan sebelumnya, foto plang petunjuk jalan ke arah Jepang dan Kota Semarang yang viral tersebut antara lain diunggah oleh akun Twitter @sosmedkeras. Foto tersebut menunjukkan petunjuk arah menuju ke arah Jepang dan Semarang dengan keterangan, "Otw pindah ke Jepang, kalian kapan."

Pantauan detikcom, Sabtu (10/10/2020), unggahan yang diunggah pada Rabu 7 Oktober 2020 disukai 7 ribu akun dan di-retweet 705 kali.

Unggahan tersebut pun mendapatkan komentar yang beragam. Mereka penasaran keinginan untuk pergi ke Jepang yang ada di Jawa Tengah itu.

"Bendino aku ning umah mu lewat Jepang lip, Jepang dengan kearifan kota Kudus," tulis akun @surindih.

Pantauan detikcom, plang petunjuk jalan itu berada di Jalan Patimura turut Desa Loram Wetan Jati, Kabupetan Kudus, Jawa Tengah. Di situ ada petunjuk arah untuk menuju ke Kota Kudus dan Kota Semarang. Sedangkan petunjuk jalan lain menuju ke Jepang yang merupakan nama desa.

Sekretaris Desa Jepang, Ngadiman, menjelaskan tentang di Desa Jepang terdapat tiga dukuh yakni Dusun Jepang, Pendem Kulon dan Pendem Wetan.

(sip/skm)