Massa Demo Tolak Omnibus Law Robohkan Pagar Gedung DPRD Jateng

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 07 Okt 2020 14:28 WIB
Demo Tolak Omnibus Law di Semarang. Massa merobohkan pagar kantor DPRD Jawa Tengah, Semarang, Rabu (7/10/2020).
Massa demo Tolak Omnibus Law di Semarang robohkan pagar kantor DPRD Jateng, Rabu (7/10/2020). (Foto: Angling/detikcom)
Semarang -

Aksi demo memprotes pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Kota Semarang diwarnai ricuh. Massa merobohkan pagar gedung DPRD Jawa Tengah (Jateng).

Pantauan di lokasi, Rabu (7/10), massa aksi berdatangan sekitar pukul 12.00 WIB. Aksi demo itu diawali dengan orasi di depan pagar gedung DRPD Jateng di Jalan Pahlawan, Kota Semarang.

Barisan massa di bagian depan dari berbagai elemen termasuk mahasiswa itu lalu berpegangan ke pagar. Pagar itu digoyang-goyang hingga tidak kuat menahan hingga akhirnya roboh ke dalam halaman Gedung DPRD Jateng.

"DPR sekarang dewan pengkhianat rakyat!" teriak salah seorang orator.

Tampak petugas kepolisian yang berada di balik pagar ada yang terluka karena tertimpa pagar. Polisi tersebut lalu dievakuasi oleh tim medis.

Di antara massa aksi, ada juga seorang perempuan yang berdarah di bagian kepalanya. Perempuan itu lalu dievakuasi tim medis dan dibawa menggunakan ambulans.

Hingga pukul 13.35 WIB massa tampak terus berdatangan, dan berorasi di Jalan Pahlawan Semarang, Kota Semarang. Sementara itu, petugas kepolisian mengamankan aksi termasuk water cannon yang bersiaga.

Arus lalu lintas pun ditutup di Jalan Pahlawan Semarang sehingga kendaraan dialihkan.

Throwback Lika-liku Peran Serikat Buruh dalam Pembahasan UU Omnibus Law:

[Gambas:Video 20detik]



(ams/sip)