Densus 88 Geledah Sebuah Rumah Kontrakan di Sleman

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Sabtu, 03 Okt 2020 22:44 WIB
Rumah yang digeledah Densus 88 di Sleman, Sabtu (3/10/2020).
Rumah kontrakan yang digeledah Densus 88 di Sleman, Sabtu (3/10/2020). (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Sleman -

Densus 88 Antiteror menggeledah sebuah rumah kontrakan di Berbah, Sleman. Seorang pria dan sejumlah barang diamankan dari rumah tersebut.

Pantauan detikcom di lokasi, Dusun Lojisari RT 08 RW 22, Tegaltirto, Berbah, Sleman, sejak petang personel polisi berjaga di sepanjang jalan masuk menuju rumah tersebut. Sementara saat sudah selesai penggeledahan, suasana rumah kontrakan itu sepi.

Kendaraan roda empat dan roda dua terlihat masih terparkir di depan rumah kontrakan itu. Tidak tampak ada aktivitas di dalam rumah. Sementara lampu dalam rumah menyala dan belum ada garis polisi terpasang.

Ketua RW 22, Hidron Darsono (56), yang turut menjadi saksi penggeledahan, mengatakan beberapa barang elektronik diamankan.

"Ya barang-barang elektronik, ada HP, laptop, buku-buku. Kan nanti ada pemeriksaan lebih lanjut. Jadi saya tidak bisa menjelaskan secara rinci," kata Hidron saat ditemui di lokasi usai proses penggeledahan, Sabtu (3/10/2020).

Menurut Hidron, penggeledahan dilakukan sekitar pukul 17.00 WIB dan baru selesai sekitar pukul 21.30 WIB. Dari kesaksiannya, diamankan satu orang laki-laki. Berdasar informasi, laki-laki yang diamankan berinisial HD.

"Ini semua baru diperiksa, tadi sekitar jam 17.00 WIB lebih. Yang diamankan satu orang laki-laki," ucapnya.

"Ini diamankan baru tadi tapi saya tidak terlalu persis. Tadi dicek barang-barang di dalam rumah saya hanya menyaksikan saja," sambungnya.

Laki-laki yang diamankan tersebut, kata Hidron, diketahui bukan warga setempat. Mereka merupakan pendatang dari Jawa Timur yang sudah mengontrak di wilayah itu sejak 3 tahun.

"Ngontrak 3 sampai 4 tahun. Satu rumah ada suami istri anak tiga. Anaknya masih kecil-kecil. Kalau tidak salah aslinya Jawa Timur," ungkapnya.

Berdasarkan keterangan warga, banyak yang tidak mengenal sosok keluarga ini. Termasuk pekerjaannya.

Terpisah, Kapolres Sleman AKBP Anton Firmanto membenarkan adanya penangkapan dan penggeledahan rumah terduga teroris di Berbah. Namun, pihaknya hanya membantu pengamanan saja.

"Ya (ada penangkapan dan penggeledahan). Polres Sleman hanya mem-backup pengamanan saja. Untuk detailnya Densus 88 yang tahu," kata Anton saat dimintai konfirmasi melalui pesan singkat.

(rih/rih)