Round-Up

Jalan Ninja Bupati Semarang-Anaknya di Pilkada Berujung Dipecat PDIP

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 18:39 WIB
Pengurus PDIP Semarang mengumumkan pemecatan Bupati Semarang Mundjirin dan anaknya dari PDIP, Pemecatan ini terkait dengan dukungan Mundjirin dan anaknya, Biena Munawa Hatta ke Bintang Narsasi di Pilbup Semarang, Kamis (1/10/2020)
Pengumuman pemecatan Bupati Semarang dan anaknya dari PDIP. Foto: Akbar Hari Murti/detikcom
Kabupaten Semarang -

Bupati Semarang Mundjirin dan anaknya yang merupakan anggota DPRD Semarang, Biena Munawa Hatta dipecat dari PDIP. Pemecatan ini merupakan buntut dari dukungan Mundjirin kepada istrinya yang menjadi lawan dari jagoan PDIP di Pilkada Semarang 2020.

Sekretaris DPD PDIP Jateng, Bambang Kusriyanto mengungkap soal rencana pemecatan ini sejak awal bulan lalu. Bambang mengatakan PDIP Jateng mengusulkan pemecatan ini karena Mundjirin dan Biena tak mendukung rekomendasi Pilkada dari PDIP yang memberi tiket kepada Ngesti Nugraha-Basari (Ngebas).

Mundjirin dinilai memberi ruang kepada istrinya, Bintang Narsasi maju sebagai bakal calon Bupati Semarang lewat partai lain berpasangan dengan Sekda Kabupaten Semarang, Gunawan Wibisono.

"Padahal awalnya anaknya Pak Mundjirin (Biena) kita tawari maju sebagai calon wakil, nggak boleh, tahu-tahu istrinya maju. Padahal anaknya sudah masuk anggota fraksi kita, kalau partai untuk kepentingan keluarga ya harus singkirkan," kata Bambang di kantor DPD PDIP Jateng, Semarang, Rabu (2/9/2020).

"Putranya sudah diberi ruang jadi legislatif 2019 sehingga percaya Pak Mundjirin dukung rekomendasi. Kalau seperti ini kan Pak Mundjirin tidak mendukung rekomendasi, harus ada sanksi," tegasnya.

Saat dimintai tanggapan terkait ancaman pemecatan dari PDIP saat itu, Mundjirin mengelak. Sikap yang sama ditunjukkan oleh anaknya, Biena.

"Tidak komentar dahulu," ucap Bupati Mundjirin saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (3/9).

Biena juga mengarahkan pertanyaan itu ditujukan kepada ayahnya. "Langsung ke Bupati (Mundjirin) saja," kata Biena saat dihubungi terpisah.

Surat pemecatan Mundjirin dan Biena akhirnya diteken Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada Senin (28/9). Surat itu lalu diterima DPC PDIP Kabupaten Semarang hari ini.

Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDIP Kabupaten Semarang The Hok Hiong menjelaskan pelanggaran yang dilakukan Mundjirin dan Biena tergolong berat.

The Hok menyebut keduanya kini dilarang berkegiatan dan menduduki jabatan apa pun yang mengatasnamakan PDIP. Seperti diketahui, Biena Munawa Hatta saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Semarang dari PDIP.

"Kami juga mempertanggungjawabkan surat keputusan ini dalam kongres partai," papar The Hok.

Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening menambahkan setelah adanya surat keputusan itu DPC PDIP segera memberi perintah ke fraksi PDIP di DPRD Kabupaten Semarang terkait pemecatan Biena dari F-PDIP di DPRD Kabupaten Semarang.

Simak video 'Mendagri Sentil Pejabat yang Bicara 'Saya Akan Tumbangkan' di Pilkada':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/ams)