Ada Pegawai Kena Corona, Warung Mie di Yogya Ini Ditutup Sementara

Pradito Rida Pertana - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 15:55 WIB
Seorang pegawai warung mie di Kota Yogyakarta positif virus Corona, Kamis (1/10/2020).
Warung mie di Yogyakarta yang seorang pegawainya terkena Corona. Foto: (Pradito Rida Pertana/detikcom)
Yogyakarta -

Seorang pegawai warung mie di Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19. Akibatnya warung itu kini tutup sementara.

Saat dimintai konfirmasi, Camat Gondokusuman, Guritno, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, seorang pegawai yang sudah terkonfirmasi COVID-19 tersebut sebelumnya mengalami gejala kehilangan indera penciuman. Selain itu, dia menyebut pegawai tersebut sudah tak bekerja sejak tanggal 15 September 2020.

"Terakhir masuk tanggal 15 sudah diminta istirahat karena dia merasa tidak enak badan. Lalu dia swab dan hasil keluar tanggal 25 September," kata Guritno saat dihubungi wartawan, Kamis (1/10/2020).

Selain itu, dari hasil tracing terdapat empat pegawai yang hasilnya reaktif berdasarkan rapid test.

"Satu orang positif itu warga Bantul dan (di Mie Gacoan) bagian dapur," imbuh Guritno.

Akibat temuan tersebut, warung mie tersebut tutup sejak tanggal 29 September 2020 hingga hari ini. Guritno mengatakan selama penutupan sementara itu pihak Dinkes Kota Yogyakarta melakukan tracing.

"Senin 28 September sore, sehingga pagi (29 September 2020) tak (saya) panggil terus mulai hari itu juga saya minta tutup sampai hari ini. Tanggal 28-29 tracing dari Puskesmas, dan tanggal 30 disinfektasi BPBD," ucapnya.

"Untuk hasil rapid semua dan kebanyakan non-reaktif. Ada 30 semua karyawannya yang rapid dan empat orang reaktif," lanjutnya.

Saat ini pihaknya telah memanggil pengelola warung mie ayam hari ini. Mereka membahas kesiapan untuk warung tersebut kembali beroperasi besok, Jumat (2/10).

"Alhamdulillah terkondisi dan (pengelola) Me Gacoan juga kooperatif. Siang ini saya panggil untuk meminta mereka menerapkan protokol kesehatan secara ketat jelang buka besok," ujarnya.

(sip/ams)