Korban Tewas Kecelakaan Beruntun di Wonosobo Bertambah Jadi 5 Orang

Uje Hartono - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 11:50 WIB
Kecelakaan enam kendaraan terjadi di Wonosobo pada Rabu (30/9/2020). Lima orang tewas dalam peristiwa itu.
Bangkai kendaraan yang mengalami kecelakaan beruntun di Wonosobo. Foto: (Uje Hartono/detikcom)
Wonosobo -

Kecelakaan beruntun yang melibatkan beberapa kendaraan terjadi Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, kemarin sore. Jumlah korban tewas dalam peristiwa itu bertambah satu menjadi lima orang.

"Jumlah korban meninggal dunia yang sebelumnya empat orang, ada penambahan satu orang. Sehingga saat ini jumlah korban meninggal dunia menjadi lima orang," ujar kata Humas RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo Tri Lestari, kepada wartawan di kantornya yang berada di Jalan Rumah Sakit No 1, Kamis (1/10/2020).

Tri menjelaskan korban terakhir meninggal dunia pada Rabu (30/9) malam. Namun, identitas korban meninggal dunia tersebut masih belum diketahui.

"Untuk identitas korban meninggal ini kami belum mendapatkan info. Tetapi sekarang masih di rumah sakit. Sambil menunggu pihak keluarga, juga untuk pemeriksaan. karena sekarang penanganan pasien sesuai protokol COVID-19," jelasnya.

Selain itu, RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo juga masih merawat 15 korban luka akibat kecelakaan tersebut. Tri mengungkap sebagian besar dari mereka yang mengalami patah tulang.

"Karena terhimpit saat terjadinya kecelakaan itu," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan yang melibatkan tujuh kendaraan ini terjadi di ruas jalan menurun di Desa Kuripan, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, kemarin pada sekitar pukul 15.30 WIB. Awalnya satu unit bus pariwisata melintas di turunan panjang tersebut tapi hilang kendali hingga menabrak sejumlah kendaraannya di depannya.

Kasat Lantas Polres Wonosobo AKP Harman L Sitorus mengungkap diduga bus pariwisata hilang kendali karena remnya tak berfungsi.

Identitas empat dari lima korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut ini adalah Sri Dwi Rejeki (34) warga Temanggung, Zaenal Abidin (44) warga Jepara, Pujiyanto (30) warga Wonosobo dan Saranta (61) warga Wonosobo.

(sip/mbr)