Kasus Corona di DIY Fluktuatif, Status Tanggap Darurat Diperpanjang

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 14:48 WIB
SK Gubernur DIY nomor: 286/KEP/2020 tentang penetapan perpanjangan kelima status tanggap darurat bencana COVID-19, Selasa (29/9/2020).
SK Gubernur DIY nomor: 286/KEP/2020 tentang penetapan perpanjangan kelima status tanggap darurat bencana COVID-19, Selasa (29/9/2020). (Foto: Istimewa)
Yogyakarta -

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) kembali memperpanjang status tanggap darurat virus Corona atau COVID-19 hingga tanggal 31 Oktober 2020. Pasalnya kasus positif Corona di DIY masih fluktuatif.

"Ya diperpanjang (status tanggap darurat), wong belum selesai kok (pandemi COVID-19)," kata Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X saat ditemui wartawan di Kompleks Kantor Gubernur DIY, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta, Selasa (29/9/2020).

Penetapan itu tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur nomor: 286/KEP/2020 tentang penetapan perpanjangan kelima status tanggap darurat bencana Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di DIY. Surat tertanggal 29 September 2020 itu diteken langsung oleh Sultan.

Terkait pertimbangan perpanjangan status tanggap darurat, Sultan menyebut karena banyak faktor di antaranya kasus positif Corona di DIY masih naik turun. Karena itu, pihaknya memerlukan status tersebut untuk mempercepat penanganan pasien COVID-19.

"Masih fluktuatif (kasus positif COVID-19 di DIY) seperti ini kok, pasti diperpanjang. Kita tidak tahu kapan selesai (pandemi COVID-19)," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemda DIY memperpanjang status tanggap darurat hingga tanggal 30 September. Hal itu untuk mempermudah penanganan kasus positif COVID-19 di DIY.

"Kalau melihat pertimbangan-pertimbangan kondisi (kasus COVID-19 di DIY saat ini) saya kira tanggap darurat kok mungkin bisa kita usulkan untuk diperpanjang sebulan lagi," kata Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji saat ditemui wartawan di Keraton Yogyakarta, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Senin (31/8).

Penetapan itu tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur nomor: 254/KEP/2020 tentang penetapan perpanjangan keempat status tanggap darurat bencana Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di DIY.

Menyoal pertimbangan perpanjangan status tanggap darurat, Aji menyebut karena banyak faktor di antaranya kasus positif COVID-19 di DIY masih naik turun.

"Ya karena kasus konfirmasi (positif COVID-19) masih ada. Sehingga kalau kemudian kita harus melakukan tindakan-tindakan yang sifatnya darurat, cepat kita lebih mudah kalau kondisinya tanggap darurat," ujarnya.

(rih/ams)