Kejam! Dukun Ini Bunuh Bayinya Sendiri yang Baru Lahir

Ragil Ajiyanto - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 15:25 WIB
Seorang dukun bunuh bayi darah dagingnya sendiri yang baru lahir di Boyolali, Rabu (23/9/2020). 

Pelaku berinisial N membunuh bayi yang baru saja dilahirkan kekasih gelapnya yang juga adik iparnya sendiri. Usai dibunuh, bayi malang tersebut dikubur pelaku. Warga sempat memergoki aksi pelaku hingga akhirnya kasus ini terungkap.
Foto: Seorang dukun bunuh bayi darah dagingnya sendiri yang baru lahir di Boyolali, Rabu (23/9/2020). (Ragil Ajiyanto/detikcom)
Boyolali -

Seorang pria yang bekerja sebagai dukun ditangkap polisi di Boyolali, Jawa Tengah. Pria berinisial N (46) itu ditangkap karena membunuh bayi darah dagingnya sendiri yang baru saja dilahirkan oleh kekasih gelapnya.

"Jadi tersangka N ini melakukan hubungan gelap dengan adik iparnya yang bernama F, sampai perempuan itu hamil," kata Kasat Reskrim Polres Boyolali Iptu A M Tohari saat jumpa pers di kantornya, Rabu (23/9/2020).

"Jadi tersangka N ini profesinya sebagai dukun," lanjutnya.

Namun ironis, F ternyata tak menyadari dirinya hamil. N kemudian menipu F dengan mengatakan yang ada di perutnya itu adalah tumor.

"F juga sempat bertanya ke tersangka, kalau tumor kok gerak-gerak. Terus dijawab (tersangka) memang tumor kadang gerak-gerak seperti itu," jelas Tohari.

Hingga akhirnya F merasakan sakit menjelang melahirkan pada 2 September 2020 lalu. N yang selama ini sering dimintai tolong keluarga istrinya, langsung datang untuk membantu F. N mengurut perut F hingga bayi mereka akhirnya lahir.

"Setelah bayi keluar, bayi tersebut menangis dan langsung dibekap oleh tersangka menggunakan kain. Setelah tidak ada suara langsung dibungkus selimut dan bayi tersebut dimasukkan ke dalam plastik, setelah itu dimasukkan ke karung dan disimpan di belakang rumah di dekat kayu," lanjutnya.

Selanjutnya N sempat pulang lalu datang lagi ke rumah F. N lalu mengambil cangkul dan menggali lubang di belakang rumah F untuk mengubur bayi tersebut. Aksi N ternyata sempat diketahui tetangganya.

"Kuburan itu dibongkar ternyata berisi bayi. Dan warga saat itu takut melaporkan kepada petugas. Jadi kami mendapat informasi kejadian itu langsung saya perintahkan untuk dicek TKP, kita periksa dan mengakui. Kemudian besoknya makamnya kita bongkar dan kita autopsi. Memang benar pada saat dilahirkan bayi tersebut masih hidup," pungkas Tohari.

(sip/rih)