Ada Nakes Positif Corona, 2 Puskesmas di Kota Yogya Tutup Sementara

Pradito Rida Pertana - detikNews
Sabtu, 19 Sep 2020 17:23 WIB
Properti peringatan waspada virus Corona atau COVID-19 di Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
Properti peringatan waspada virus Corona atau COVID-19 di Titik Nol Kilometer Yogyakarta. (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Yogyakarta -

Pemkot Yogyakarta menyebut Puskesmas Wirobrajan dan Puskesmas Gedongtengen ditutup sementara. Hal tersebut karena ada tenaga kesehatan (nakes) di masing-masing Puskesmas yang terkonfirmasi positif COVID-19.

"Jadi yang kita tutup hari ini ada dua Puskesmas. Puskesmas Wirobarajan itu sejak kemarin (Jumat). Kalau Puskesmas Gedongtengen hari ini karena ada tenaga kesehatan yang terkena (COVID-19)," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat ditemui wartawan di Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Sabtu (19/9/2020).

Penutupan Puskesmas tersebut akan berlangsung selama beberapa hari ke depan. Mengingat saat ini tengah dilakukan penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

"(Puskesmas) Ditutup 3 hari, hari ini (Puskesmas) Gedongtengen (penyemprotan) disinfektan dan untuk (Puskesmas) Wirobrajan sudah sejak kemarin," ucap Heroe.

Menyoal berapa nakes yang terkonfirmasi positif Corona, Heroe belum bisa mengungkapkannya secara detail. Namun, Heroe mengaku sudah memiliki angkanya. "Ada angkanya tapi saya belum bisa menjelaskan," ujarnya.

Pemda DIY menyebut hari ini terdapat penambahan 74 kasus positif COVID-19. Hal tersebut membuat total kasus positif COVID-19 di DIY menjadi 2.111.

Selain itu, hari ini terdapat penambahan 20 orang yang sembuh dari COVID-19. Sedangkan untuk pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia hari ini bertambah 1 orang sehingga total kasus meninggal dengan status positif COVID-19 di DIY ada 54 orang.

"Untuk hari ini ada penambahan 74 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di DIY. Sehingga jumlah kasus positif (COVID-19) di DIY sebanyak 2111 kasus," kata jubir Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19, Berty Murtiningsih Berty, melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Sabtu (19/9/2020).

Dia mengaku jumlah kasus baru hari ini adalah yang tertinggi selama ini. Sebelumnya paling banyak kasus baru dalam sehari mencapai 67 kasus. "Paling tinggi (tambahan kasus baru positif COVID-19 hari ini), terakhir kita secara harian tertinggi 67 kasus," ucapnya.

Tambah Kasus Corona di RI Pecah Rekor, Per Hari Ini Ada 4.168 Kasus:

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/mbr)