Usai Rapat Corona dengan Luhut, Ganjar: Tak Usah Bikin Event Kemruyuk!

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 15 Sep 2020 19:04 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi
Foto: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Angling/detikcom)
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bakal mengetatkan operasi protokol kesehatan COVID-19. Dia meminta semua kegiatan yang memicu kerumunan untuk disetop.

"Bagi masyarakat tolong bantu kami, untuk taat, jaga jarak dan pakai masker. Sekali lagi tidak usah buat event yang kemruyuk (berkerumun)," kata Ganjar usai rapat di Kantor Pemprov Jateng, Semarang, Selasa (15/9/2020).

"Udahlah yang kemruyuk tidak usah, sampai tadi ada yang bilang yang mau ikut lari daripada kemruyuk rak ceto (tidak jelas), tak pinjemi stadionnya Pak Wali di Mugas, lomba lari tak kei (kuberi) hadiah malahan," sambungnya.

Hal ini disampaikan Ganjar usai mengikuti rapat koordinasi dengan tujuh RSUD di Jateng dan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan secara virtual di Dinas Kesehatan Jateng. Usai rapat dengan Luhut, Ganjar langsung menggelar rapat terbatas untuk membahas penanganan COVID-19 bersama Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

"Kami rapat khusus setelah tadi Pak Luhut menyampaikan, kita rapat untuk koordinasi antara Kepolisian dan TNI untuk bareng-bareng siapkan operasi di Semarang," terang Ganjar.

Dalam rapat terbatas bersama Hendrar Prihadi (Hendi) salah satu yang dibahas adalah soal data. Ganjar mengapresiasi Kota Semarang yang menyajikan data pasien COVID-19 berdasarkan domisili.

"Sudah kita cek, Pak Wali Kota, Pak Hendi bagus sudah membedakan mana orang Semarang dan yang dirujuk dari luar, kan tidak boleh ditolak, rumah sakit besarnya ada di sini, kan dicatat di Semarang. Maka jadi data akumulasi jadi perhatian pusat," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2