Jaksa Terima Laporan Insentif Nakes Corona di Puskesmas Brebes Disunat

Imam Suripto - detikNews
Selasa, 15 Sep 2020 17:13 WIB
Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes
Foto: Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes. (Imam Suripto/detikcom)
Brebes -

Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes, Jawa Tengah menerima laporan dugaan pemotongan insentif tenaga kesehatan (nakes) virus Corona (COVID-19) di Puskesmas. Delapan orang dari tiga Puskesmas di Brebes dipanggil untuk dimintai keterangan hari ini.

Delapan orang yang dipanggil tersebut berasal dari Puskesmas Bantarkawung, Buaran dan Jatibarang. Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Brebes, Sunarto mengatakan pemanggilan ini untuk mengklarifikasi terkait laporan pemotongan insentif untuk tenaga kesehatan yang menangani virus Corona.

"Tadi yang dipanggil ada delapan orang dari Puskesmas Buaran, Jatibarang dan Bantarkawung. Ini menindaklanjuti klarifikasi terkait laporan pemotongan insentif (honor nakes) di tingkat Puskesmas," kata Sunarto di kantor Kejari Brebes, Selasa (15/9/2020).

Dari delapan orang ini, kejaksaan baru melakukan proses klarifikasi. Tim Kejari Brebes masih menggali data-data pendukung seperti nama-nama penerima hingga nominal dana insentif untuk nakes yang disunat.

"Sementara kita fokus menggali keterangan dari laporan adanya pemotongan. Juga sedang mendalami nama-nama penerima dana COVID-19," beber Sunarto.

Sunarto mengatakan laporan nominal pemotongan itu jumlahnya bervariasi. Pihak pelapor baru melaporkan dugaan, sehingga pihaknya masih mencari bukti-bukti.

"Kalau pemotongan itu kisarannya macam-macam. Karena ini baru informasi awal sehingga mereka datang ke kejaksaan belum membawa data lengkap terkait pencairan dana insentif. Kita masih butuh data lengkap untuk mengumpulkan informasi lebih detail," terangnya.