Klaster Corona Warung Kepala Manyung Bu Fat Semarang, Lurah: 18 Orang Positif

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 11 Sep 2020 17:56 WIB
Rumah Makan Kepala Manyung Bu Fat di Kota Semarang
Foto: Rumah Makan Kepala Manyung Bu Fat di Kota Semarang. (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Pemkot Semarang menyampaikan ada klaster baru virus Corona atau COVID-19 di wilayahnya dari sebuah rumah makan di Kelurahan Krobokan, Semarang. Sebanyak 18 orang disebut terpapar Corona dari klaster yang diketahui Warung Kepala Manyung Bu Fat itu.

Lurah Krobokan, Sarno, membenarkan informasi ada 18 orang yang terpapar Corona terkait klaster warung makan Kepala Manyung Bu Fat. Menurutnya, dari 18 orang itu saat ini ada yang dirawat di rumah sakit dan ada yang dikarantina di rumah dinas Wali Kota Semarang.

"Setelah positif 18 (Corona), kemudian ditarik ke rumah dinas (dikarantina). Informasi kondisinya baik, yang di rumah sakit juga," kata Sarno kepada wartawan di rumahnya, Jumat (11/9/2020).

Ia menjelaskan warung tersebut sudah ditutup sementara dan disinfeksi, begitu juga di wilayah kelurahannya juga rutin dilakukan penyemprotan disinfektan.

"Penyemprotan ini untuk pencegahan karena di Krobokan meningkat. Perlu diadakan minimal sehari dua kali. Kita ada sistem Jogo Tonggo dan Kampung Candi Hebat," tegasnya.

Sarno juga menjelaskan soal kondisi warung tersebut memang sudah ada tempat cuci tangan namun belum ada yang mengarahkan. Bahkan tempat duduk terkadang tidak jaga jarak.

"Di warung Bu Fat sudah dilakukan (protokol kesehatan) tapi belum sempurna, belum ada petugas dan belum menunjukkan tempat duduk yang berjarak," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Moh Abdul Hakam membenarkan ada klaster baru virus Corona dari rumah makan Kepala Manyung Bu Fat yang terletak di Kelurahan Krobokan, Semarang itu.

Selanjutnya
Halaman
1 2