Isak Haru FX Rudy Saat Mempertemukan Gibran-Purnomo

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Kamis, 03 Sep 2020 22:20 WIB
Gibran Rakabuming Raka berkunjung ke kediaman Achmad Purnomo. Pertemuan ini merupakan yang pertama kali setelah PDIP menurunkan rekomendasi Pilkada Solo 2020.
Momen Gibran-Teguh bersama FX Rudy sowan ke Purnomo, Kamis (3/9/2020). (Foto: Agung Mardika/detikcom)
Solo -

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo turut mengantarkan Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa saat mengunjungi Achmad Purnomo sehari jelang pendaftaran Pilkada Solo. Ada satu momen yang membuat Rudy terharu hingga suaranya terisak.

Setelah dipersilakan masuk, Rudy beserta Gibran-Teguh duduk di sofa di bagian depan. Acara awalnya berlangsung agak resmi.

Kali pertama, Rudy mengawali acara dengan menyatakan maksud kedatangannya ke kediaman Purnomo, Jalan Bhayangkara, Laweyan, Solo. Rudy menggunakan bahasa Jawa krama inggil (jawa halus) saat menyampaikan hal tersebut.

Kemudian suara Rudy tiba-tiba terisak haru. Suasana pun menjadi hening. Dia menyampaikan kekagumannya dengan sosok Achmad Purnomo yang merupakan partnernya selama delapan tahun.

Dikonfirmasi usai pertemuan, Rudy menjelaskan bahwa Purnomo tidak tidak pernah menolak bertemu Gibran. Bahkan Purnomo terus memikirkan bagaimana ikut memajukan Kota Solo ke depan.

"Saya sampaikan dengan bahasa Jawa. Orang kalau sudah ngondhog-ondhog itu keluar air matanya berarti manusia yang normal," ujar Rudy usai pertemuan, Kamis (3/9/2020).

"Yang menganggap Pak Pur tidak mau menemui Mas Gibran, nggak mau menemui saya itu tidak benar. Beliau itu memandang ke depan lebih jauh. Bagaimana cara memajukan Kota Solo," ujarnya.

Sementara Purnomo dalam kesempatan itu memberikan pesan kepada Gibran-Teguh yang maju Pilkada Solo. Apabila menang, mereka diminta melanjutkan dan memperbaiki visi-misi kepemimpinan Rudy-Purnomo selaku Wali Kota-Wakil Wali Kota Solo.

"Pesannya, saya mohon visi-misi pak Rudy yang baik diteruskan. Yang jelek ditinggalkan. Intinya untuk masyarakat kecil, kesejahteraan, pendidikan dan kesehatannya. Mengedepankan budayanya, pariwisatanya maju," kata Purnomo.

(rih/mbr)