Mohon Maaf, Tak Ada Pembagian Nasi Jangkrik Favorit Sunan Kudus Tahun Ini

Dian Utoro Aji - detikNews
Selasa, 25 Agu 2020 14:12 WIB
Penampakan makam Sunan Kudus saat luwur atau kelambunya dilepas, Selasa (25/8/2020).
Foto: Acara buka luwur makam Sunan Kudus, Selasa (25/8/2020). (Dian Utoro Aji/detikcom)
Kudus -

Tradisi buka luwur Kanjeng Sunan Kudus di tengah-tengah pandemi virus Corona atau COVID-19 digelar secara sederhana. Pembagian nasi jangkrik pun tahun ini ditiadakan.

"Ini kan masih masa pandemi, ini kan prinsipnya tetap menyelenggarakan dengan sederhana tanpa melibatkan banyak orang. Seperti tahun sebelumnya," kata Panitia Buka Luwur Sunan Kudus, Muhammad Kharis saat ditemui detikcom di kompleks makam Sunan Kudus, Selasa (25/8/2020).

"Makanya untuk antrean berkat umum yang biasanya berjubel banyak orang di sini itu dengan terpaksa kita ditiadakan. Agenda yang lain tetap ada dengan menerapkan protokol kesehatan, pembatasan peserta dan orang menerapkan protokol kesehatan. Dengan harapan ikhtiar supaya virus tidak menyebar di sini," sambung dia.

Penampakan makam Sunan Kudus saat luwur atau kelambunya dilepas, Selasa (25/8/2020).Penampakan makam Sunan Kudus saat luwur atau kelambunya dilepas, Selasa (25/8/2020). (Dian Utoro Aji/detikcom)

Kharis mengatakan biasanya ada ribuan berkat umum dibagikan kepada masyarakat. Mereka biasanya antre di kompleks Menara dan Makam Sunan Kudus. Secara bergantian mereka mendapatkan nasi berkat.

"Buka luwur itu ada pembagian nasi berkat, nah itu ada dua jenis menu makanan yakni jangkrik goreng dan uyah asem. Ini jenis makanan yang tetap dipertahankan di sini," ujar Kharis.

Selanjutnya
Halaman
1 2