Menag Soal Penyerangan Doa Nikah di Solo: Apapun Alasannya Tak Boleh!

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Rabu, 19 Agu 2020 13:59 WIB
Menag Fachrul Razi
Menag Fachrul Rozi. Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Solo -

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi bicara mengenai aksi intoleran yang terjadi di Solo beberapa waktu lalu. Penyerangan yang diduga berawal dari perbedaan aliran keyakinan itu menurutnya tidak boleh terjadi.

"Apapun alasannya tidak boleh terjadi. Kalau ada yang kurang pas kan ada tempat dialog, ada FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama), ada kanwil (Kemenag). Tidak boleh main hakim sendiri, apalagi alasannya sentimen agama," ujar Fachrul Razi di sela peninjauan lokasi masjid hadiah pangeran Uni Emirat Arab (UEA) untuk Presiden Jokowi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Gilingan, Banjarsari, Solo, Rabu (19/8/2020).

Peristiwa penyerangan acara doa rangkaian pernikahan putri Habib Umar Assegaf di Mertodranan, Pasar Kliwon, Solo, itu dipicu dari isu kegiatan yang tidak sesuai dengan keyakinan massa. Fachrul menilai alasan apapun tidak boleh menjadi dasar untuk melakukan kekerasan.

"Masalah aliran agama beda dengan masalah benturan fisik. Kalau masalah agama diselesaikan memukul orang ya nggak boleh. Kalau benturan fisik dalam kaitan agama nggak boleh," ujar dia.

Fachrul pun menyerahkan kepada kepolisian terkait penanganan kasusnya. Fachrul yakin polisi telah bertindak profesional.

"Itu sudah ditangani polisi. Itu hal-hal yang sensitif sehingga tidak perlu diekspos lagi. Saya lihat polisi juga profesional," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2