Komunitas Difabel Blora Ciptakan Motif Batik Kemerdekaan

Febrian Chandra - detikNews
Senin, 17 Agu 2020 18:13 WIB
batik motif kemerdekaan kreasi komunitas Difabel Blora Mustika (DBM)
Batik motif kemerdekaan kreasi komunitas Difabel Blora Mustika/DBM. (Foto: Febrian Chandra/detikcom)
Blora -

Dalam rangka memperingati HUT RI ke 75, komunitas Difabel Blora Mustika (DBM) membuat kain batik motif kemerdekaan. Meski memiliki keterbatasan fisik, namun anggota DBM terlihat semangat dalam membuat motif batik kemerdekaan.

Ketua DBM, Abdul Ghofur mengatakan motif itu diklaim yang pertama dikreasi di Jawa Tengah. "Motif kain batik ini didominasi dengan warna merah dan putih. Di dalamnya terdapat gambar pahlawan dan bendera merah putih," ujarnya saat ditemui detikcom di Sekretariat DBM, Desa Kamolan, Kecamatan Blora Kota, Blora, Senin (17/8/2020).

Ghofur menjelaskan, yang berkaitan dengan perjuangan kemerdekaan dimasukkan dalam motif batik, seperti bambu runcing. Ide pembuatan batik kemerdekaan ini muncul sejak satu bulan lalu. Namun, proses pembuatan baru dilakukan dua hari sebelum tanggal 17 Agustus.

"Kalau ide itu sudah sebulan lalu. Cuma kan kita buatnya gak bisa sembarangan. Jadi perlu pertimbangan-pertimbangan untuk menentukan motif yang tepat. Karena memang filosofinya kita gak bisa sembarangan," kata Ghofur.

Proses pembuatan batik kemerdekaan dilakukan selama 2 hari dan dikerjakan sekitar 5 anggota DBM. "Jadi ini memang yang buat anggota difabel semua, ada yang amputasi dua tangan, amputasi kaki, tuna grahita," ujarnya.

Dijelaskan Ghofur, tidak ada kesulitan dalam proses pembuatan batik kemerdekaan ini. Namun, yang sulit hanyalah saat akan menentukan motif yang tepat. "Teman-teman ini sudah biasa membatik. Cuma kesulitan waktu menentukan motif saja," paparnya.

Salah satu pembatik, Kandar mengungkapkan secara teknik pembuatan motif batik kemerdekaan tidak terlalu sulit. Namun tetap perlu konsentrasi karena memang berkaitan dengan sejarah bangsa.

"Ini kan bagian dari sejarah bangsa, jadi perlu kehati-hatian dalam membuatnya. Diusahakan jangan sampai salah agar maknanya tidak berubah," imbuhnya.

Diketahui, bukan kali ini saja DBM memproduksi batik, sebelumnya motif-motif batik bertema alam Blora juga pernah dibuatnya seperi tema kayu Jati. Bahkan, pada 2018 lalu kain batik buatan DBM ini diterima langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

(mbr/mbr)