Dugaan Dukungan Palsu Paslon Independen Solo, Bawaslu Panggil Saksi Ahli

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 16:50 WIB
Bawaslu Surakarta rekomendasikan 8 petugas pemilu masuk daftar hitam.
Kantor Bawaslu Solo. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo -

Bawaslu bersama kepolisian dan kejaksaan yang tergabung dalam Sentra Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) terus memproses laporan dugaan pemalsuan berkas dukungan bakal calon independen Pilkada Solo, Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo). Sejumlah pihak dipanggil terkait laporan ini.

"Yang jelas memenuhi syarat formal dan material. Untuk pembahasan kedua, kita masih perlu data-data selanjutnya," kata Komisioner Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Solo, Poppy Kusuma, saat dihubungi detikcom, Kamis (13/8/2020).

Bawaslu Solo telah menggelar rapat dengan Gakkumdu. Hasil pembahasan pertama, laporan dari tiga saksi dan Paguyuban Warga Solo Peduli Pemilu (PWSPP) memenuhi syarat untuk dilanjutkan ke tahap selanjutnya.

Selanjutnya, sejumlah pihak akan dipanggil Bawaslu untuk dimintai keterangan. Pihak-pihak itu antara lain petugas KPU, terlapor hingga saksi ahli.

"Hari ini kita sudah klarifikasi pelapor. Kemudian kita akan maraton panggil saksi, petugas PPS (kelurahan), PPK (kecamatan), KPU, terlapor dan saksi ahli," ujarnya.

Rencananya, pemeriksaan akan dilakukan hingga Sabtu, (15/8). Hasil pembahasan tahap dua akan diumumkan pada Senin (16/8) pekan depan.

"Kalau pembahasan tahap dua ini nanti dinilai Gakkumdu terdapat unsur pidana dugaan pemalsuan, maka akan lanjut ke penyidikan polisi. Jika tidak, maka kasus dihentikan," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2