Paslon Independen Solo Terancam Dipolisikan Terkait Pemalsuan Tanda Tangan

Muchus Budi R. - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 12:14 WIB
Tresno Subagyo, warga yang dipalsukan tanda tangannya oleh balon independen Pilkada Solo
Pelapor dugaan pemalsuan tandatangan dukungan untuk pasangan independen Bajo, Tresno Subagyo. (Foto: Istimewa)
Solo -

Tim pasangan bakal calon (balon) jalur perseorangan atau independen Pilkada Solo 2020, Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) dilaporkan memalsukan tanda tangan berkas syarat dukungan. Salah satu orang yang tanda tangannya diduga dipalsukan berencana melapor ke polisi.

Sejauh ini ada tiga pelapor yang mengaku tanda tangannya dipalsukan untuk mendukung pasangan Bajo. Salah seorang di antaranya yakni Tresno Subagyo asal Kelurahan Mojosongo, Solo. Tresno telah melaporkan dugaan pemalsuan itu kepada Bawaslu Solo.

"Telah terjadi pelanggaran hukum karena tak mempunyai hak dan kewenangan memakai foto copy KTP saya untuk urusan dukung mendukung calon di Pilkada tersebut. Selain itu pelanggaran sangat fatalnya adalah memalsukan tanda tangan saya di formulir dukungan yang dikumpulkan ke KPU Solo," ujar Tresno kepada detikcom, Kamis (13/8/2020).

Karena itu, Tresno juga akan mempersoalkan kasus dugaan pemalsuan tersebut ke polisi. Dia melihat selain ada dugaan pelanggaran pidana Pemilu, juga terdapat pelanggaran pidana umum dalam kasus itu.

"Tidak mungkin saya membiarkan saja ada orang menyalahgunakan tanda tangan saya. Saya mempertimbangkan lapor polisi dan segera berkonsultasi dengan pengacara agar laporan saya itu tepat sasaran," lanjut pria yang sehari-hari dikenal sebagai dai tersebut.

Tresno Subagyo mengaku baru mengetahui tanda tangannya dipalsukan saat tim verifikator dari KPU Solo mendatangi rumahnya pada Juli lalu. Dia mengaku kaget karena dirinya tidak pernah memberikan foto copy KTP dan menandatangani surat untuk mendukung pasangan independen Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo).

"Saya kaget saja, sudah ada foto copy KTP dan tanda tangan saya. Padahal saya tidak pernah merasa memberikan dukungan kepada Bajo," kata Tresno.

Tresno juga mengaku siap jika nantinya polisi menghendaki uji kebenaran terkait dugaan pemalsuan tanda tangan itu. "Nanti silakan diuji lab, kalau tanda tangan yang dibubuhkan itu palsu pasti akan kelihatan. Saya nanti justru akan mendorong polisi melakukan uji lab tanda tangan basahnya. Biar jelas semuanya," ujar Tresno.

(mbr/sip)