Ketua KPU Sebut Staf yang Tewas Dibunuh di Yahukimo Pahlawan Demokrasi

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 10:34 WIB
Ketua KPU RI, Arief Budiman di rumah duka Henry Jovinski, Sleman, Kamis (13/8/2020).
Foto: Ketua KPU RI, Arief Budiman di rumah duka Henry Jovinski, Sleman, Kamis (13/8/2020). (Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Sleman -

Salah seorang staf KPU, Henry Jovinski (25) yang bertugas di Yahukimo menjadi korban pembunuhan orang tak dikenal (OTK) di Jembatan Brasa Kecil, Distrik Dekai. Ketua KPU RI, Arief Budiman, menyampaikan Henry merupakan pahlawan demokrasi.

"Keluarga besar KPU RI menyebutnya sebagai pahlawan demokrasi karena dia meninggal saat menjalankan tugas untuk kepentingan demokrasi," kata Arief di rumah duka, Godean, Sleman, Kamis (13/8/2020).

Menurutnya, banyak cita-cita Henry yang belum terselesaikan. Maka dari itu, sudah menjadi tugas anggota KPU lain untuk menyelesaikan cita-cita dan mimpi Henry.

"Dia ingin pemilu menjadi baik, seperti yang banyak dia lihat di negara yang demokrasinya maju. Dia ingin bersama masyarakat Papua membuat demokrasi menjadi lebih baik," terangnya.

Hal itu, kata Arief, yang membuat Henry bersedia bertugas di tempat yang jauh. "Itulah kenapa dia bersedia tugas jauh. Jadi cita-cita besar almarhum harus kita wujudkan bersama," tegasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2