Dinkes Jateng-Pemkot Tegal Lakukan Swab 44 Warga, Hasilnya Berbeda

Imam Suripto - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 21:40 WIB
Positive blood test result for the new rapidly spreading Coronavirus, originating in Wuhan, China
Ilustrasi COVID-19 atau virus Corona. (Foto: iStock)
Kota Tegal -

Pemkot Tegal, Jateng, melakukan swab ulang terhadap 44 orang yang dinyatakan positif oleh Pemprov Jateng, sebagai langkah second opinion. Hasilnya, semuanya dinyatakan negatif virus Corona (COVID-19).

Pemeriksaan ulang ini dilalukan setelah dilakukan uji swab oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jateng beberapa waktu sebelumnya. Saat itu ditemukan ada 44 orang dinyatakan positif Corona.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr Sri Primawati Indraswari menjelaskan pemeriksaan ulang swab dilakukan di sebuah laboratorium swasta. Hasil pemeriksaan ini, semuanya dinyatakan negatif virus Corona.

"Semua hasil pemeriksaan ulang negatif. Mereka juga sudah selesai menjalani isolasi mandiri. Jadi sudah bisa kembali ke masyarakat. Mudah-mudahan masyarakat sudah tidak ada kepanikan lagi. Jadi semuanya sudah negatif," tegas Primawati dalam keterangan pers, Rabu (12/8/2020).

Secara rinci dijelaskan Prima, kasus baru positif COVID-19 ini muncul setelah dilakukan pemeriksaan massal oleh Dinkes Jateng. Diawali pada Kamis (30/7) dilaksanakan swab massal sebanyak 64 orang. Hasil pemeriksaan ini, 3 orang dinyatakan positif.

"Tiga orang ini adalah tenaga kesehatan 2 orang dan jemaat gereja 1 orang. Mereka kemudian berinisiatif melakukan second dan third opinion dengan memeriksa ulang di dua laboratorium berbeda. Hasilnya semua negatif," kata Primawati.

Sri Primawati melanjutkan, pada tanggal 1 Agustus dilakukan lagi pemeriksaan massal terhadap 324 orang, 3 Agustus diikuti 296 orang, 5 Agustus 61 orang, dan 6 Agustus 65 orang. Dari semua pemeriksaan swab itu, hasil positif 44 orang.

"Tanggal 1 Agustus pemeriksaan massal lanjutan 324 orang dengan hasil positif 23 orang. Kemudian tanggal 6 Agustus dites ulang terhadap 23 orang ini dan hasilnya negatif. Sementara untuk 18 orang positif lain, setelah tes swab ulang pada 8 Agustus. Hasilnya semua juga negatif," beber Primawati.

(mbr/rih)