Anak Amien Rais Jawab Tudingan DPP Inkonsisten Usung Istri Bupati Sleman

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 19:03 WIB
Sekretaris DPD PAN Sleman Arif Kurniawan (tengah) menunjukkan SK Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa di Pilkada Sleman, Senin (10/8/2020)
Sekretaris DPD PAN Sleman Arif Kurniawan (tengah) menunjukkan SK Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa di Pilkada Sleman, Senin (10/8/2020) (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Sleman -

Ketua Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK) DPP PAN, Mumtaz Rais, menjawab tudingan inkonsisten soal rekomendasi Pilkada Sleman 2020. Tudingan itu dilontarkan Tim Pilkada DPD PAN Sleman usai DPP merekomendasikan istri Bupati Sleman Sri Purnomo, Kustini Sri Purnomo sebagai bakal calon bupati berduet dengan kader PDIP Danang Maharsa sebagai bakal calon wakil bupati.

"Kenapa ke Bu Kustini? Karena Bu Kustini ini adalah kader PAN 24 karat. Dan selama ini Pak Sri Purnomo selalu ngajeni saya, dan sebaliknya saya pun ngajeni beliau," kata Mumtaz kepada detikcom melalui pesan singkat, Senin (10/8/2020).

Anak Amien Rais itu menyebut indeks kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Sri Purnomo tinggi. Hal itu tak lepas dari peran Kustini. Oleh karena itu, Mumtaz melihat peran ini menjadi salah satu pertimbangan menurunkan SK ke Kustini.

"Indeks kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Pak Sri pun masih tinggi selama 10 tahun lebih ini, artinya memang layak untuk dilanjutkan program-program pembangunannya lewat tangan dingin sang Istri, yakni Bu Kustini," ungkapnya.

Pasangan ini, kata Mumtaz, mempresentasikan sosok religius dan nasionalis. Dia juga melihat keduanya bisa merangkul generasi milenial yang jumlahnya tidak sedikit.

"Selain itu, pasangan ganda campuran Bu Kustini-Mas Danang Maharsa ini betul-betul merepresentasikan keinginan para warga Sleman, yakni religius-nasionalis, gabungan tokoh berpengalaman dan kaum milenial," ucapnya.

Dengan bersatunya PDIP dan PAN, Mumtaz optimis Pilkada Sleman bisa dimenangkan. Langkah selanjutnya yaitu tinggal mendaftarkan pasangan ini ke KPU pada September mendatang.

"2020 dengan 'tutup mata', Insyallah PAN-PDIP tidak akan banyak menemui kesulitan, apalagi ditambah dukungan solidnya suara persyarikatan Muhammadiyah yang ke Pak Sri Purnomo," tutur Mumtaz.

Sementara itu, PAN resmi memberikan persetujuan kepada pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa dalam Pilkada serentak 2020. Kepastian itu tertuang dalam Surat Keputusan DPP PAN No: PAN/A/Kpts/KU-SJ/148/VII/2020.

"Tadi pagi kami sudah menerima salinan surat keputusan dari DPP PAN tentang persetujuan pasangan calon Bupati Wakil Bupati Kabupaten Sleman 2020 yang langsung ditandatangani Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Sekjen PAN Eddy Soeparno," kata Sekretaris DPD PAN Sleman, Ari Kurniawan dalam jumpa pers di Sleman, hari ini.

"Dalam salinan SK DPP PAN disebutkan PAN menyetujui pasangan Kustini-Danang," tegasnya.

Setelah diterimanya SK itu, kata Arif, membuat langkah DPD PAN Sleman semakin jelas. Dalam waktu dekat pihaknya segera merumuskan langkah strategis untuk pemenangan pasangan Kustini-Danang.

"Tentunya SK ini menjadi bahan untuk konsolidasi. Tentu dengan partai yang sama-sama mengusung pasangan ini. Sejauh ini masih PDIP tapi kami berharap ada partai yang bisa satu visi," ucapnya.

Di tubuh PAN, sebelumnya terjadi konflik internal. Di mana ada perbedaan pandangan yang tidak setuju PAN mendukung Kustini-Danang. Namun, Arif mengatakan hal itu wajar dan masih bisa dikomunikasikan.

"Saya kira kalau kemarin ada perbedaan itu wajar, tapi dengan SK ini sudah resmi. Karena perintah dari DPP jadi kami wajib melaksanakan atau tegak lurus dengan DPP PAN," tegasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2