11 Jam Berlalu, Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Toko di Rembang

Arif Syaefudin - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 23:16 WIB
Kebakaran yang melanda tiga toko di Rembang, Rabu (5/8/2020).
Kebakaran yang melanda tiga toko di Rembang, Rabu (5/8/2020). (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Rembang -

Petugas damkar terus berupaya memadamkan kebakaran yang melanda tiga toko mebel di Jalan Kartini, Rembang. Kebakaran tersebut terjadi sejak pukul 11.45 WIB tadi dan hingga pukul 22.30 WIB masih tampak titik api di lokasi.

Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto menjelaskan, petugas gabungan masih terus berusaha menetralisir api di lokasi kejadian. Meski api sempat membesar hingga 30 menit sekitar pukul 21.00 WIB, namun kini sudah kembali mengecil.

"Proses pemadaman masih terus berlanjut. Kami sistemnya mem-back up dari sisi petugas. Kita lihat di sana masih ada api yang membara, semoga segera bisa teratasi," kata Dolly, Rabu (5/8/2020).

Salah satu petugas Damkar Rembang, Sarpani menjelaskan, total sudah ada 7 unit armada damkar yang telah dikerahkan untuk memadamkan api.

"Dari kita sendiri ada 3 unit damkar, kemudian dapat bantuan dari Kacang Garuda Pati dan Pemkab Pati, Semen Gresik, dan PLTU. Infonya ini sedang perjalanan bantuan damkar dari Djarum Kudus," katanya saat ditemui detikcom di lokasi kejadian.

Kebakaran yang melanda tiga toko di Rembang, Rabu (5/8/2020).Kebakaran yang melanda tiga toko di Rembang, Rabu (5/8/2020). Foto: Arif Syaefudin/detikcom

Ia menyebut, struktur bangunan yang hanya memiliki satu pintu menuju gudang membuat petugas sulit memadamkan api. Sedangkan titik api yang hingga kini masih menyala diduga dari gudang tersebut.

"Aksesnya sulit, cuma ada satu pintu di sana. Terlebih dagangan di toko ini semuanya bahan mudah terbakar. Sudah 11 jam kita berkutat di sini," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, tiga toko perabot rumah tangga yang berada di Jalan Kartini, Rembang, terbakar. Api dilaporkan mulai membakar bangunan sekitar pukul 11.45 WIB.

Kepala Satpol PP Kabupaten Rembang, Waluyo menyebut laporan masuk sekitar pukul 11.45 WIB. Mendapat laporan tersebut pihaknya langsung menerjunkan tiga unit armada pemadam kebakaran, dan tiga unit truk tangki penyuplai air.

Selanjutnya
Halaman
1 2