Round-Up

Buron Korupsi Rp 4 M Pertamina Marine Ditangkap, Ini Perjalanan Kasusnya

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 11:30 WIB
Jumpa pers penangkapan buronan kasus korupsi Pertamina di Kejari Cilacap, Selasa (4/8/2020).
Jumpa pers di Kejari Cilacap. (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)
Yogyakarta -

Seorang buronan tersangka kasus korupsi Pertamina Marine Region Cilacap berinisial AY ditangkap di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) semalam. Dalam kasus ini AY merupakan Senior Supervisor Marine di Pertamina Marine Region Cilacap.

Di mana saat itu AY diberikan kuasa memegang pengelolaan dana yang salah satunya adalah dana pendapatan negara bukan pajak (PNBP) pelabuhan.

"Pada sekitar tahun 2018, tepatnya pada bulan Mei sampai Juni yang bersangkutan diberi kekuasaan sebagai pemegang cash credits untuk pengelolaan dana, salah satunya dana PNBP pelabuhan," jelas Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap, Tri Ari Mulyanto, dalam jumpa pers di kantornya, Selasa (4/8) malam.

Tri mengungkap anggaran untuk dana PNBP pelabuhan dalam satu tahun diperkirakan mencapai Rp 24 miliar. Dengan batas limit per bulan yakni Rp 2,2 miliar.

"Dalam perjalanannya, pada bulan Juni diketahui tidak bisa mempertanggungjawabkan keuangannya, pengelolaannya, sehingga dilakukan penghitungan kerugian negara sekitar Rp 4.368.986.104," ujarnya.

Dia mengatakan Kejari Cilacap telah melakukan penyidikan terhadap AY sejak 25 September 2018. Namun dalam prosesnya terhenti setelah AY ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Hingga saat ini, lanjut dia, kerugian keuangan negara akibat kasus tersebut belum dapat diselamatkan. Pasalnya baru kali ini AY dihadirkan untuk diperiksa.

"Karena yang bersangkutan belum pernah diperiksa sama sekali pada waktu penyidikan karena ditetapkan sebagai DPO," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2