Ngaku Bisa Gandakan Uang Pakai Mesin Australia, 3 Pria Ini Ditangkap

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Selasa, 04 Agu 2020 15:33 WIB
Produsen pembuat upal di Sleman ditangkap polisi
Foto: Produsen pembuat upal di Sleman ditangkap polisi (Jauh/detikcom)
Sleman -

Polisi menangkap tiga pria produsen uang palsu (upal) di Sleman. Ketiganya mengiming-imingi korbannya bisa menggandakan uang dengan mesin dari Australia.

Ketiga tersangka yakni ZAS alias Agung (42) warga Gunungkidul, KAA alias Arif (26) warga Klaten, dan JM alias Jimmi (44) warga Riau. Ketiganya berpura-pura bisa menggandakan uang dengan perbandingan 1 uang asli diganti 10 upal.

"Jadi menawarkan kepada masyarakat bisa menggandakan uang dengan persentase Rp 60 juta uang asli ditukar Rp 700 juta upal dan mereka meminta DP 10 persen untuk operasional pelaku. Jadi kesepakatannya 1 banding 10 itu minimal," kata Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah saat jumpa pers di Mapolres Sleman, Selasa (4/8/2020).

Guna meyakinkan korban, pelaku membuat video yang memperlihatkan proses penggandaan uang. Dalam video itu, pelaku memasukkan kertas seukuran uang asli ke dalam mesin dan keluar uang pecahan Rp 100 ribu mirip uang asli.

"Pada saat pelaksanaan kegiatannya mereka sempat merekam video memasukkan kertas seukuran uang aski ke dalam mesin kemudian keluar uang pecahan 100 ribu mirip aslinya," terangnya.

"Video itu pun hanya disebar di kalangan tertentu saja," tambahnya.

Untuk membuat upal para tersangka menggunakan mesin pencetak uang yang dimodifikasi sendiri. Namun, diklaim para tersangka mesin itu dibeli dari Australia. Kegiatan ini sudah berlangsung selama tiga bulan. Beruntung belum ada korban yang terkena tipu daya pelaku.

"Mereka menggunakan printer yang dimodifikasi sedemikian rupa dan baru berjalan tiga bulan. Sejauh ini belum memproduksi upal sehingga belum ada korban," bebernya.

"Ngakunya mereka beli mesin itu dari Australia tapi hanya printer yang dimodifikasi," ucap Deni.

Tonton video 'Disebut Gandakan Uang, Ini Penjelasan Balon Bupati Sorong Selatan':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2


Debat Capres AS