Dahsyatnya Erupsi Merapi, Puluhan Kg Emas di Klaten Terkubur Lahar 3 Meter

Achmad Syauqi - detikNews
Kamis, 30 Jul 2020 07:12 WIB
Perhiasan emas yang ditemukan di Desa Wonoboyo, Jogonalan, Klaten.
Perhiasan emas yang ditemukan di Desa Wonoboyo, Jogonalan, Klaten. (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Puluhan kilogram perhiasan emas diduga peninggalan era Mataram Kuno ditemukan enam orang petani di Desa Wonoboyo, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada tahun 1990 silam. Perhiasan emas itu ditemukan terkubur pasir.

Pamong Budaya Madya Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng Deny Wahju Hidajat mengatakan, peninggalan-peninggalan Mataram Kuno terkubur diduga akibat bencana alam.

"Peninggalan-peninggalan Mataram Kuno, terutama berupa candi awalnya kebanyakan ditemukan roboh dan tertutup pasir. Semua terkubur," kata Deny saat ditemui detikcom di kantornya, Rabu (29/7/2020).

Menurut Deny, seperti Candi Sewu ditemukan roboh dan terkubur pasir lahar Gunung Merapi setinggi 1,5 meter.

"Candi Sewu dulunya ambruk dan terkubur 1,5 meter. Sampai saat ini pun masih ada pasirnya," terang Deny.

Demikian juga candi-candi lain seperti Candi Plaosan, Sojiwan, dan Prambanan. Bahkan jika dikupas, hampir semua candi tersebut berada di cekungan karena tertimbun.

"Hampir semua candi saat ditemukan di cekungan sebab tertimbun. Seperti Candi Sewu, Sambisari dan Kedulan di Sleman juga sama," ujar Deny.

Dari berbagai teori dan bukti, imbuh Deny, yang sangat mendekati kebenaran penyebab kondisi itu adalah bencana alam.

"Gempa dulu karena sesar atau gempa vulkanik gunung, baru kemudian ada letusan yang menimbun," sambung Deny.

Temuan peninggalan Mataram Kuno di Klaten yang berupa situs candi hingga saat ini jumlahnya ada 11. Yaitu situs Candi Sewu, Lumbung, Merak, Bubrah, Plaosan, Sojiwan, Kaliworo, Sojiwan, Karangnongko, Dompyongan dan Gana.

"Yang berupa situs candi ada 11, prasasti setahu saya ada 3 dan sisanya benda lain. Baik Yoni, lingga, batu candi dan arca," ucap Deny.

Tonton video 'Hari Ini, Harga Emas Tembus Rp 1 Juta/Gram':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2