Heboh Mayat Bersimbah Darah di Emperan Rumah Warga, Ini Faktanya

Andika Tarmy - detikNews
Rabu, 29 Jul 2020 14:59 WIB
Proses evakuasi mayat bersimbah darah di emperan rumah warga Sragen
Foto: Proses evakuasi mayat bersimbah darah di emperan rumah warga Sragen (dok. Istimewa)
Sragen -

Sesosok mayat bersimbah darah ditemukan tertelungkup di teras rumah warga di Desa Gading, Kecamatan Tanon, Sragen, kemarin. Polisi memastikan mayat tersebut bukan korban pembunuhan.

"Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Menurut keterangan keluarga, korban memang memiliki riwayat penyakit dalam," ujar Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Harno saat dihubungi detikcom, Rabu (29/7/2020).

"Darah tersebut dimungkinkan akibat pembuluh darah yang pecah sehingga keluar dari mulut, hidung dan telinga," sambung Harno.

Identitas korban diketahui merupakan Sukam (67) warga Geyer, Kabupaten Grobogan. Hasil pemeriksaan tim inafis Polres Sragen menunjukkan adanya gigi seri yang patah, luka lecet di kepala, serta keluar air mani pada kemaluan korban.

"Beberapa waktu terakhir, korban hidup menggelandang di sekitar lokasi, jadi mungkin sakitnya tidak dirasakan. Kemungkinan saat itu sudah klimaks sakitnya, sehingga jatuh tersungkur, pembuluh darahnya pecah," terang Harno.

Mayat bersimbah darah ini pertama kali ditemukan pemilik rumah Suryo Kuncoro (35) Selasa (28/7) sekitar pukul 00.45 WIB. Mulanya Suryo mengira korban hanya tertidur, karena korban sebelumnya memang sering menumpang tidur di teras rumahnya.

"Memang sering tidur di sini. Kadang tidur di emperan kios dekat sini. Saya waktu itu baru pulang, korban sudah dalam kondisi tertelungkup. Saya cek ternyata ada banyak darah, saya langsung menghubungi perangkat desa," papar Suryo.

Polisi yang mendapatkan laporan langsung melakukan olah TKP bersama sama tim identifikasi serta petugas Puskesmas Tanon. Usai diperiksa, korban lalu dibawa ke RSUD Sragen.

(ams/sip)