Round-Up

Temuan Puluhan Kg Perhiasan Emas di Klaten, Terbesar Sepanjang Sejarah

Achmad Syauqi - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 08:40 WIB
Para penemu puluhan kg perhiasa emas di Klaten
Foto Bokor emas, salah satu benda kuno yang ditemukan di Klaten (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Penemuan puluhan kilogram perhiasan emas peninggalan abad IX di Desa Wonoboyo, Kecamatan Jogonalan, Klaten pada 17 Oktober 1990 masih menyisakan banyak cerita. Berbagai perhiasan emas dan perak yang disimpan di dalam empat guci itu disebut sebagai temuan maha karya dan terbesar sepanjang sejarah Indonesia.

Benda-benda bersejarah itu ditemukan enam orang warga di kedalaman 3 meter tanah berpasir yang digali untuk tanah uruk. "Yang menemukan 6 orang. Saat mencangkul ada yang kena guci di kedalaman tanah sekitar 3 meter yang berpasir," kata Widodo, salah satu warga yang menemukan saat ditemui detikcom di rumahnya, Jumat (17/7).

Setelah dibuka di balai desa setempat, isi guci bermacam benda dari bahan baku emas dan perak. Ada gelang, kalung, mangkok, tas, koin kecil-kecil dan lainnya banyak bentuk lainnya. "Ada 4 guci, yang 2 ukuran besar dan yang 2 kecil. Yang besar isinya koin emas banyak sekali dan yang kecil isinya berbagai perhiasan," kata Sudadi, salah satu penemu lainnya.

Kisah penemuan benda-benda itu pun diiringi dengan fenomena alam menarik. Sudadi mengaku melihat cahaya berpendar di timur desa, pada malam sebelun benda-benda itu ditemuka. Warga meyakini hal tersebut sebagai ndaru.

Pemerintah segera mengamankan benda-benda yang diperkirakan peninggalan antara abad 8-9 Masehi di masa kerajaan Mataram Kuno tersebut. Kepada keenam penemunya, masing-masing diberi penghargaan dan santunan uang sebesar Rp 18 juta. Cukup besar untuk ukuran saat itu. Bahkan Sudadi bisa membeli rumah dengan uang santunan itu.

Pamong budaya madya BPCB Jateng, Deny Wahju Hidajat menjelaskan temuan itu merupakan temuan besar sebuah maha karya. Bahkan tidak hanya di Klaten atau Jawa Tengah tapi nasional.

"Tidak cuma temuan besar di Jateng. Temuan emas di Wonoboyo yang disimpan di Museum Nasional Jakarta itu jadi masterpiece," sambung Deny.

Berat perhiasan emas saja, kata Deny, mencapai berat 27 kg dalam bentuk perhiasan gelang, kelat bahu, badong, tas, bokor, koin uang emas dan lainya. "Temuan di Desa Wonoboyo itu ada dua peruntukan. Ada untuk alat upacara dan perhiasan," jelas Deny.

Tonton video 'Warga Pasuruan Temukan Susunan Batu Bata Kuno Saat Bangun Irigasi':

[Gambas:Video 20detik]