Cek Tol Trans Jawa, Polri Prediksi Akan Ada Mudik Libur Idul Adha

Imam Suripto - detikNews
Kamis, 23 Jul 2020 22:30 WIB
Tol gate Brebes Timur (Breksit), Jawa Tengah, Kamis (23/7/2020).
Antisipasi mudik Idul Adha, Korlantas cek tol gate Brebes Timur (Breksit), Jawa Tengah, Kamis (23/7/2020). (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Brebes -

Jelang hari raya Idul Adha, Polri melakukan pengecekan jalur tol trans Jawa dan jalur pantura. Pengecekan ini sebagai langkah antisipasi terjadinya peningkatan arus kendaraan para pemudik yang akan pulang ke kampung halaman.

Pengecekan jalur ini dipimpin oleh Kabag Ops Korlantas Polri, Kombes Rudy Antariksawan. Ditemui di tol gate Brebes Timur (Brexit), Rudy menjelaskan berbarengan dengan dimulainya operasi patuh, Polri telah menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi lonjakan arus mudik Idul Adha.

Menurutnya, pada Idul Adha ini diprediksi terjadi lonjakan arus lalu lintas di jalur tol trans Jawa dan jalur arteri. Prediksi ini didasari oleh hari raya Idul Adha yang jatuh pada hari Jumat 31 Juli 2020.

"Hari raya jatuh pada Jumat 31 Juli. Bertepatan long weekend pasti ada yang silaturahmi ke wisata dan kegiatan lain. Kita sudah siapkan semua, saat ini pengecekan jalur mudik baik tol maupun arteri," kata Rudy kepada wartawan di tol gate Brexit, Kamis (23/7/2020).

Dijelaskannya, alasan mudik pada Idul Adha kali ini karena saat Idul Fitri kemarin masyarakat tidak bisa pulang kampung karena pandemi COVID-19. Sehingga ketika Idul Adha jatuh pada saat long weekend, diperkirakan masyarakat akan memanfaatkannya untuk pulang kampung.

Tol gate Brebes Timur (Breksit), Jawa Tengah, Kamis (23/7/2020).Tol gate Brebes Timur (Breksit), Jawa Tengah, Kamis (23/7/2020). Foto: Imam Suripto/detikcom

"Tentunya ini masyarakat akan memanfaatkan waktunya karena lebaran Idul Fitri kemarin tidak mudik. Maka pada Idul Adha ini pasti mereka akan mudik. Kalau dilihat, pada hari Minggu kemarin, lalu lintas juga padat, jadi kita antisipasi jika ada peningkatan," terang Rudy.

Rudy memprediksi, puncak arus mudik Idul Adha jatuh pada Kamis 30 Juli dan puncak arus balik pada 2 Agustus. Pada hari itu diprediksi akan terjadi penumpukan kendaraan baik di ruas tol maupun jalur arteri.

"Prediksi kami, puncak mudik tanggal 30 Juli dan balik pada 2 Agustus. Tentunya pada hari itu akan terjadi penumpukan kendaraan di tol dan arteri, karena banyak saudara kita yang akan pulang dari Jakarta ke kota-kota di Jawa," ungkapnya.

Mengantisipasi terjadinya peningkatan arus, kata Rudy, petugas akan menggunakan one way dan contraflow. Pola ini diterapkan secara situasional bila lalu lintas kendaraan meningkat hingga terjadi macet. Menurutnya, polisi juga akan mengamankan rest area di sepanjang tol di mana di tempat ini akan banyak dipadati kendaraan pemudik.

(rih/mbr)