Berkostum Unik, Pemuda Lereng Merapi Ini Kampanye Bersih-bersih Gunung

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Rabu, 22 Jul 2020 21:19 WIB
Sekelompok pemuda dari lereng Merapi bersih-bersih jalur pendakian gunung dengan menggunakan kostum karakter film dan superhero.
Sekelompok pemuda dari lereng Merapi bersih-bersih jalur pendakian gunung dengan menggunakan kostum karakter film dan super hero. (Foto: Istimewa)
Sleman -

Sekelompok pemuda ini memakai kostum bak tokoh film. Bukan untuk sekadar bergaya, mereka memakai kostum dalam aksi bersih-bersih sampah dan kampanye pelestarian alam di jalur pendakian Gunung Merapi dan Merbabu.

Adalah Lilik Rudiyanto (29) warga Dusun Srodokan, Desa Wukirsari, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, bersama teman-temannya memakai kostum dalam kegiatan bersih-bersih jalur pendakian. Dia menceritakan awalnya dari aktivitasnya mendaki gunung sejak tahun 2008.

"Awal naik gunung itu kalau nggak salah tahun 2007-2008 di bukit Turgo Merapi dan Merbabu, pasti turunnya bersih gunung, mengambil sampah-sampah," kata Lilik saat dihubungi wartawan, Rabu (22/7/2020).

Lilik mengaku setelah melihat kondisi sekitar jalur dan pos pendakian kotor, dia hanya spontan mengambil sampah yang ditinggalkan atau dibuang sembarangan oleh pendaki lain.

"Hanya reflek saja. Spontan, tidak ada tujuan tertentu, pokoknya setiap ada sampah diambil. Ya biar bersih saja," ungkapnya.

Sekelompok pemuda dari lereng Merapi bersih-bersih jalur pendakian gunung dengan menggunakan kostum karakter film dan superhero.Sekelompok pemuda dari lereng Merapi bersih-bersih jalur pendakian gunung dengan menggunakan kostum karakter film dan superhero. Foto: Istimewa

Seiring berjalannya waktu, Lilik bertemu dengan beberapa teman yang juga tinggal di lereng Gunung Merapi daerah Magelang dan Boyolali. Mereka adalah Sulistyo, Wawan Herman, Mardi Santoso, Andrian Januriyanto, Hakim dan Ristyanto. Mereka ternyata mempunyai pemikiran yang sama yakni setiap naik gunung sambil membersihkan sampah.

"Saya dulu kan pernah naik dengan kelompok lain, tapi responnya tidak semangat kalau diajak mengambil sampah. Lalu ketemu dengan teman-teman dari Dukun Magelang, Boyolali dan ternyata punya pemikiran yang sama," urainya.

Awal kegiatan bersih-bersih gunung, dia belum menggunakan kostum. Baru pada awal 2017 tujuh orang pemuda ini mulai mengenakan kostum tokoh super hero.

"Saya yang bikin kostum, karena saya kan usaha sablon kaos. Ya menggunakan sisa-sisa bahan saya jahit sendiri. Dulu di Merbabu itu saya bawa kostum tapi pada malu memakainya dan hanya saya yang memakai," ungkapnya.

Kostum yang digunakan antara lain dari tokoh film kartun Son Goku, tokoh film Wiro Sableng, kemudian tokoh film Kera Sakti yaitu Pat Kai dan Sun Go Kong, dan karakter film lainnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2