Eks Kopassus yang Nyabup Purworejo Dulu Ajudan Prabowo

Rinto Heksantoro - detikNews
Sabtu, 18 Jul 2020 22:48 WIB
Agustinus mantan pewira Kopassus diusung PDIP maju ke Pilkada Purworejo
Foto: Agustinus mantan pewira Kopassus diusung PDIP maju ke Pilkada Purworejo (Rinto Heksantoro/detikcom)
Purworejo -

Mantan perwira komando pasukan khusus (Kopassus) Agustinus Susanto jadi jagoan PDIP di Pilkada Purworejo 2020. Agustinus ternyata dulu pernah menjadi ajudan Prabowo Subianto yang pernah menjabat eks Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus.

"Tahun 86 saya bertemu pak Prabowo di Batalyon Infantri lintas udara 328. Dari tahun 86-92 saya jadi ajudannya pak Prabowo Subianto saat itu beliau sebagai komandan batalyon. Kemudian saya pindah ke Kopassus tahun 1992-2000 masih jadi ajudan pak Prabowo Subianto," kata Agustinus kepada detikcom di Purworejo, Sabtu (18/7/2020).

Agustinus merupakan Purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir kapten. Dia pernah bertugas di kesatuan Kopassus selama delapan tahun hingga akhirnya memilih pensiun dini pada 2012 karena sudah ancang-ancang untuk ikut dalam Pilkada 2020. Sementara, Rahmad Kabuli Jarwinto pasangannya, merupakan ketua PAC PDIP Kutoarjo.

"Alasan pensiun dini karena saya ingin membangun Puworejo dengan cara jadi bupati," jelasnya.

Agustinus pun mengaku bangga telah mengantongi rekomendasi maju sebagai bakal calon bupati Purworejo. Dia optimistis untuk menang Pilkada Purworejo 2020.

"Secara pribadi, sudah dapat rekomendasi saya senang. Sejak ditetapkan dan berpasangan dengan mas Kabuli saya harus bangga dan tanggung jawab atas rekomendasi yang ada di pundak saya," lanjutnya.

Untuk diketahui, Agustinus mendaftar dalam penjaringan cabup/cawabup melalui DPC Gerindra Purworejo sekaligus DPP PDIP. Sementara, Rahmad Kabuli Jarwinto mendaftar langsung lewat DPP PDIP.

Pasangan ini didukung oleh empat parpol yakni PDIP, Gerindra, Hanura dan PAN dengan total 17 kursi. Agustinus yakin bakal memenangkan kontestasi yang akan digelar pada 9 Desember 2020 dengan hasil maksimal. Meski demikian,dia tidak ingin meremehkan kekuatan lawan.

"Keyakinan menang di angka 80 persen. Namun sebelumnya kami akan tetap datangi pasangan lain nanti. Kami akan akomodir visi misi mereka jika kami menang, sebaliknya jika kami kalah mereka saya harapkan bisa meneruskan visi misi kami karena tujuannya sama yakni membangun Purworejo," lanjutnya.

(ams/ams)