Tergeser Gibran, Purnomo Sempat Hibur Diri ke Yogya

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Sabtu, 18 Jul 2020 17:40 WIB
Usai gagal meraih tiket Pilkada Solo, Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo tampil berbeda. Ya, kini ia tampil klimis tanpa kumis.
Achmad Purnomo kini tampil klimis usai batal maju Pilkada Solo 2020 (Foto: Sri Hartono)
Solo -

Gibran Rakabuming Raka kemarin batal bertemu dengan rivalnya Achmad Purnomo usai mendapatkan rekomendasi Pilkada Solo. Ternyata Purnomo kemarin sempat akan ke Yogyakarta untuk menghibur diri usai tergeser Gibran.

"Keliling-keliling menghibur diri sama istri," kata Purnomo saat ditemui di Balai Kota Solo, Sabtu (18/7/2020).

Purnomo mengaku pergi bersama istrinya untuk menuju ke Yogyakarta. Namun, sesampainya di Klaten dia memutuskan kembali pulang ke Solo.

"Rencananya mau ke Yogyakarta, sampai Klaten nggak jadi, balik lagi ke Solo. Hanya lihat-lihat pekerjaan lama," terang Purnomo.

Purnomo pun mengaku mengendarai mobilnya sendiri. Sehingga dia mengaku tidak bisa mengangkat telepon saat Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo menelepon.

"Saya nyetir sendiri. Makanya pas Pak Rudy menelepon saya, saya tidak bisa angkat karena saya lagi nyetir," terang Purnomo.

"Kemarin sebenarnya Pak Rudy mau menemui saya. Belum (dijadwalkan ulang)," sambung Purnomo.

Purnomo pun membuka pintu bagi siapa saja yang ingin datang ke rumahnya. Purnomo pun memastikan tidak akan menolak Gibran.

"Ya boleh saja, boleh, wong datang ke rumah masa ditolak? Siapa saja, tidak hanya Mas Gibran," tutur Purnomo.

Sebelumnya diberitakan, rencana pertemuan Gibran dengan Purnomo itu sedianya bakal digelar Jumat (17/7) sore. FX Rudy yang mengantar Gibran untuk bertemu dengan Purnomo.

"Tadi memang saya mau ketemu Pak Pur, tapi beliau sedang di Yogyakarta," kata FX Rudy saat ditemui di rumah dinasnya di Loji Gandrung, Solo, Jumat (17/7) kemarin.

Untuk diketahui Purnomo merupakan rival Gibran di Pilkada Solo dari internal PDIP. Purnomo digadang menjadi bakal calon Wali Kota Solo dari PDIP yang didukung DPC PDIP Solo sedangkan Gibran mendaftar lewat DPD PDIP Jawa Tengah. Namun, rekomendasi sebagai cawalkot Solo dari DPP PDIP akhirnya jatuh ke tangan Gibran Rakabuming.

Rudy mengungkap pihaknya memang punya tradisi bertemu dengan sesepuh atau kader partai senior usai pengumuman rekomendasi Pilkada. Rudy menyebut tradisi itu sudah dilakukan sejak mendampingi ayah Gibran Rakabuming, Joko Widodo saat menjabat Wali Kota Solo.

"Memang tradisi saya sejak sama Pak Jokowi setelah dapat rekomendasi langsung menemui sesepuh, minta doa restu," terang Rudy.

(ams/ams)