Kata Bupati Banjarnegara soal Interpelasi Pengadaan Kalender Rp 2,1 M

Uje Hartono - detikNews
Jumat, 17 Jul 2020 20:25 WIB
Kepala DKK Banjarnegara menunjukkan kalender, Jumat (5/6/2020)..
Kepala DKK Banjarnegara menunjukkan kalender, Jumat (5/6/2020). (Foto: Uje Hartono/detikcom)
Banjarnegara -

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono siap menghadapi hak interpelasi terkait pengadaan kalender Rp 2,1 miliar. Hak interpelasi itu merupakan rekomendasi dari Pansus Pengadaan Media Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas DPRD Banjarnegara, Jawa Tengah.

"Saya menunggu, kalau DPRD mau menggunakan hak interpelasi. Terima kasih, kami sangat menghormati," kata Budhi saat ditemui di rumah dinas Bupati Banjarnegara, Jumat (17/7/2020).

Menurutnya, hak interpelasi merupakan hak DPRD untuk bertanya kepada bupati. Pihaknya juga mengaku siap menjawab terkait Pengadaan Media Promkes Puskesmas berupa kalender dengan total anggaran Rp 2,1 miliar.

"Kami siap semuanya (menjawab pertanyaan). Jadi silakan, saya menghormati DPRD yang kritis. Karena itu adalah fungsi kontrol untuk saya sebagai bupati," kata dia.

Ia juga siap menjawab perihal temuan Pansus. Seperti disebut adanya kesewenang-wenangan yang dilakukan mantan Kepala Dinas Kesehatan Banjarnegara.

"Seperti temuan Pansus yang kemarin katanya ada kesewenang-wenangan. Nanti akan kami jawab semua," tuturnya.

Terpisah, Ketua DPRD Banjarnegara Ismawan Setya Handoko mengatakan akan segera melakukan pembahasan terkait rekomendasi Pansus Pengadaan Media Promkes Puskesmas.

"Dalam waktu dekat kami akan membahas terkait hasil Pansus yang merekomendasikan hak interpelasi," ujarnya.