1 Pegawai Kena Corona, Kantor Kecamatan di Kendal Ini Ditutup 3 Hari

Saktyo Dimas R - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 17:32 WIB
Pegawai Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kendal jalani rapid test, Kamis (16/7/2020).
Pegawai Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kendal jalani rapid test, Kamis (16/7/2020). (Foto: Saktyo Dimas R/detikcom)
Kendal -

Kantor Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah menutup pelayanannya selama tiga hari mulai hari ini. Hal itu setelah seorang pegawainya terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19.

"Kantor kecamatan untuk sementara akan kami tutup selama tiga hari mulai hari ini, satgas gugus akan melakukan penyemprotan," kata Staf Ahli Bupati Kendal Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Astuti Watiningrum, di kantor Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kamis (16/7/2020).

Sementara itu, Plt Camat Kaliwungu Selatan, Krenggo Karjilah membenarkan seorang pegawai kantor Kecamatan Kaliwungu Selatan positif Corona. Penutupan kantor Kecamatan ini bakal berlangsung Kamis (16/7) hingga Sabtu (18/7).

"Salah satu pegawai kami ada yang positif COVID-19," ujarnya di kantor Kecamatan Kaliwungu Selatan, hari ini.

Krenggo menjelaskan, awalnya pegawai itu mengeluhkan gejala sesak napas. Dia kemudian rapid test di RSUD Soewondo Kendal dan hasilnya reaktif.

"Pasien ini kan sesak napas kemudian sempat periksa di rumah sakit dan hasilnya reaktif. Pihak rumah sakit kembali memeriksa dengan melakukan swab sebanyak dua kali terhadap pasien dan hasilnya positif terpapar COVID-19," ujarnya.

Krenggo menambahkan, pegawai tersebut juga sebagai Satgas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 kecamatan. Pihaknya menduga sumber penularan dari kontak di luar.

"Pasien ini juga sebagai satgas penanganan dan pencegahan COVID di Kalsel. Jadi sering kontak dengan OTG atau pasien lainnya," katanya.

Pihaknya pun hari ini melakukan tracing dengan melakukan rapid test terhadap 31 pegawai Kecamatan Kaliwungu Selatan dan empat warga pemilik warung sekitar.

"Mereka diambil sampel darahnya termasuk pemilik warung depan yang sering pasien nongkrong," ujarnya.

Tonton video 'Istilah PDP-ODP Diubah Menkes Terawan, Ini Kata Masyarakat':

Selanjutnya
Halaman
1 2