Semarang Zona Merah Corona, Walkot: Kasus Naik Turun Seperti Huruf W

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 18:26 WIB
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Kamis (21/5/2020).
Foto: Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Kamis (21/5/2020). (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Kota Semarang, Jawa Tengah saat ini masih jadi zona merah Corona. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengakui kurva kasus virus Corona atau COVID-19 di Kota Semarang masih layaknya huruf W, naik turun.

Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu menjelaskan naik turunnya kasus Corona dipengaruhi juga jumlah pasien sembuh dan juga hasil tes massal yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang.

"Jumlahnya masih belum landai tapi juga nggak naik, jadi situasinya nih stagnan kaya huruf W naik turun naik turun tergantung jumlah yang sembuh dan jumlah yang hasil tracing dari teman-teman DKK," kata Hendi, Rabu (15/7/2020).

Terkait klaster penyebaran, Hendi menjelaskan masih ada tindakan pada salah satunya klaster perusahaan. Dalam klaster tersebut masih ada yang menjalani isolasi dan ada juga yang sudah sembuh.

"Klaster perusahaan sudah terus dilakukan upaya-upaya karantina baik secara mandiri maupun di rumah dinas dan diklat. Sebagian besar juga sudah kembali sehat sudah tidak positif tapi masih ada yang perlu penyembuhan," jelasnya.

"Persoalan COVID ini menjadi prioritas APBD Kota Semarang, termasuk berpikir, bertindak dan juga berupaya," imbuh Hendi.

Selanjutnya
Halaman
1 2