Muntah Lalu Meninggal, Buruh di Klaten Ini Dievakuasi Petugas Ber-APD

Achmad Syauqi - detikNews
Selasa, 14 Jul 2020 19:57 WIB
Proses evakuasi buruh bangunan di Klaten
Foto: Proses evakuasi buruh bangunan di Klaten, Selasa (14/7/2020) (dok. warga)
Klaten -

Seorang buruh bangunan di Klaten, Haryanto (54) mendadak muntah-muntah lalu meninggal dunia. Jenazahnya lalu dievakuasi petugas berpakaian alat pelindung diri (APD).

"Ya kita pakai APD. Dievakuasi anggota dan dari Puskesmas untuk antisipasi segala kemungkinan," kata Kapolsek Klaten Utara AKP Sugeng Handoko saat dihubungi detikcom via telepon, Selasa (14/7/2020).

Sugeng menyebut peristiwa itu terjadi pukul 13.15 WIB tadi. Awalnya korban yang beralamat di Desa Tegalyoso, Kecamatan Klaten Selatan, itu tengah bekerja di Desa Mayungan, Kecamatan Ngawen, Klaten.

"Korban dan beberapa saksi bekerja dalam pembangunan proyek rumah. Kemudian istirahat pukul 12.00-13.00 WIB selesai istirahat melanjutkan bekerja," jelasnya.

Sugeng mengatakan Haryanto sempat mengangkat pasir dan mengeluhkan tidak enak badan. Kemudian korban pamit ke temannya, Wakimun (54) untuk ke warung membeli obat.

"Pada saat berjalan menuju warung mau membeli obat sesampai di samping proyek pembangunan, korban muntah-muntah. Korban sempat duduk di teras depan rumah yang terletak di depan proyek," terang Sugeng.

Sugeng menyebut beberapa rekannya sempat memanggil tim medis untuk memeriksa korban. Namun, saat hendak dibawa ke rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia.

"Saat hendak dibawa meninggal. Hasil pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas Ngawen pada tubuh korban tidak terdapat tanda-tanda penganiayaan," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2