Pemkab Blora Minta Polisi Amankan Kuburan Kuno Orang Kalang yang Dijarah

Febrian Chandra - detikNews
Kamis, 09 Jul 2020 15:54 WIB
Benda-benda bekal kubur orang Kalang yang diamankan petugas
Foto: Benda-benda bekal kubur orang Kalang yang diamankan polisi dari belasan orang penjarahh kuburan kuno di Blora. (Febrian Chandra/detikcom)
Blora -

Belasan orang yang menjarah kuburan kuno orang Kalang di Blora diciduk pada Selasa (7/7). Pemkab Blora kini meminta polisi untuk mengamankan lokasi tersebut.

"Kami surati ke Perhutani selalu pemilik lahan, dan Polsek untuk mengamankan tempat itu," ujar Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata, Slamet Pamuji, kepada detikcom di kantornya, Jalan GOR, Blora,Kamis (9/7/2020).

Pria yang akrab disapa Mumuk ini mengatakan, pihaknya juga telah mengirim surat ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jateng untuk memastikan sejarah dari kuburan kuno tersebut.

"Untuk memastikan yang di Nglawungan, Desa Tunjungan itu kuburan apa? Meski sejauh ini patut diduga itu kuburan manusia Kalang, maka kami minta BPCB untuk memastikan itu," ujar Mumuk.

Mumuk menjelaskan konsep budaya penguburan di kawasan Nglawungan, menurut rujukan buku Ensiklopedia Blora jilid 1 yang disusun oleh Andi Setiono ada kemiripan dengan konsep kubur batu di Desa Bleboh, Kecamatan Jiken, Blora. Konsep penguburan yang dimaksud yakni membujur dari barat ke timur.

Tonton juga 'Saksi Mata: Geger Makam Dibongkar di Tasikmalaya':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2