Belasan Warga Bongkar Makam Kuno, Ternyata Cari Bekal Kubur Orang Kalang

Febrian Chandra - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 20:50 WIB
Benda-benda bekal kubur orang Kalang yang diamankan petugas
Foto: Benda-benda bekal kubur orang Kalang yang diamankan petugas (Febrian Chandra/detikcom)
Blora -

Belasan penggali bekal kubur makam kuno diamankan Polsek Tunjungan bersama Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora. Belakangan makam kuno itu diketahui merupakan orang Kalang.

"Semalam kami berkordinasi dengan Polsek Tunjungan mengamankan para penggali yang bertujuan ingin mengambil bekal kubur dari makan kuno," kata
Kepala Dinporabudpar Slamet Pamuji saat dihubungi detikcom, Rabu (08/07/2020).

Mumuk, sapaan karibnya, menyebut lokasi penggalian tersebut berada di hutan Perhutani kawasan Nglawungan, Desa Tunjungan, Kecamatan Tunjungan. Dia mengaku mendapatkan informasi dari kepala desa setempat ada sekelompok orang membawa cangkul, linggis, hingga alat detektor logam melakukan kegiatan penggalian.

"Sejatinya di kawasan itu memang belum terdata tetap sebagai area makam kuno. Jadi sebagai tindak lanjut kami menugaskan bidang kebudayaan untuk melakukan peninjauan dan mendatangi lokasi tersebut, hingga akhirnya aktivitas itu diberhentikan oleh aparat keamanan," terangnya.


Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinporabudpar M. Solichan Mochtar mengungkapkan penggalian liar yang dilakukan itu bertujuan mengambil benda cagar budaya tanpa izin. Dari aktivitas tersebut, para penggali itu diyakini melanggar UU No 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

"Kegiatan pencarian benda cagar budaya hanya sah apabila dilakukan dengan izin penelitian yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang," terang Solichan.

Makam kuno itu disinyalir merupakan peninggalan sejarah dari manusia Kalang. Mereka merupakan manusia purba yang hidup di zaman megalitikum.

"Manusia Kalang ini adalah manusia purba yang hidup di zaman megalitikum. Mereka tergolong maju di zamannya," terang staf Kepurbakalaan Dinporabudpar Lukman ditemui terpisah.

Selanjutnya
Halaman
1 2